Jembatan Mesuji-OKI Ambrol, Penyedia Jasa Angkutan Merugi Bus Terpaksa Lewati Jalur Lebih Jauh

Penyedia Jasa angkutan baik orang maupun barang mengalami kerugian akibat ambrolnya Jembatan Mesuji Lampung dan Pematang Sumatera Selatan (Sumsel).

Jembatan Mesuji-OKI Ambrol, Penyedia Jasa Angkutan Merugi Bus Terpaksa Lewati Jalur Lebih Jauh
Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnaen
Jembatan penghubung Kabupaten Mesuji, Lampung dan Pematang Panggang, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan ambrol, Senin, 17 Juni 2019 dini hari. 

Laporan Reporter Tribunlampung Kiki adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Penyedia Jasa angkutan baik orang maupun barang mengalami kerugian akibat ambrolnya Jembatan Mesuji Lampung dan Pematang Sumatera Selatan (Sumsel), Senin 17/6/2019.

Salah satunya adalah perusahaan jasa yang menjadi pengangkut barang dan orang sperti Agen Rosalia Indah yang ada di jl. Soekarno Hatta Bypass Tj. Senang Bandar Lampung.

Pasalnya kendaraan dari arah Palembang maupun dari arah Lampung yang melintas di jalan lintas timur tidak bisa melewati ruas jalan tersebut.

Jalan lintas timur yang tidak bisa dilewati ini membuat para penyedia jasa mengalihkan jalur rute perjalanan melalui lintas barat agar tetap dapat menghantarkan baik para penumpang maupun barang.

Kerugian disebabkan oleh pengalihan Rute perjalanan dari lintas timur di alihkan ke lintas barat yang menjadikan biaya oprasional penyedia jasa khususnya bahan bakar bus menjadi bertambah karna rute lintas barat lebih jauh untuk dilewati.

Rute lintas timur yang biasa dilalui Mesuji, Tugumulyo, Kayu Agung, kemudian baru sampai ke Palembang.

Rute lintas barat yang digunakan sebagai jalan alterntif menuju palembang saat ini melewati Simpang Terbanggi, Kota Bumi, Way Kanan, Martapura, hingga berujung di Indralaya.

Rio selaku Kepala Agen Rosalia Indah mengatakan bahwa Rosalia saat ini melewati jalur lintas barat sebagai jalur alternatif untuk menuju Palembang.

Mobil Bergetar Digas Tidak Berjalan, Sopir Pengangkut Semen Panik Terjerembab di Jembatan Mesuji-OKI

Sehingga Rio menjelaskan dengan mengambil jalur lintas barat membuat biaya oprasional perjalanan diperkirakan menjadi bertambah 200 liter bahan bakar dengan jumlah uang Rp 1.030.00 karna jarak tempuh yang lebih jauh.

Sementara untuk harga tiket menuju Palembang masih tetap sperti biasanya yakni dengan harga Rp. 855 ribu.

Rio berharap kepada pihak terkait untuk cepat memperbaiki jembatan yang ambrol supaya perjalanan bisa seperti biasanya diakrenakan menambah beban oprasional dan mengakibatkan pengemudi bus menjadi lelah dengan jarak tempuh yang lebih jauh.

Dengan jauhnya perjalanan pengemudi harus lebih ekstra hati-hati diperjalanan karna target waktu yang harus kembali lagi untuk membawa para penumpang yang sudah menunggu.

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved