Mobil Tercebur Laut di Selat Sunda

Nasib Sopir Toyota Avanza Tercebur Laut dari Atas Kapal Feri, Mobil Mundur Saat Kapal Goyang

Satu unit Toyota Avanza tercebur laut dari kapal feri yang sedang melaju dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, Selasa (18/6/2019) sore.

Nasib Sopir Toyota Avanza Tercebur Laut dari Atas Kapal Feri, Mobil Mundur Saat Kapal Goyang
tribunlampung.co.id/dedi sutomo
Ilustrasi - Truk tercebur laut di Pelabuhan Bakauheni. Nasib Sopir Toyota Avanza Tercebur Laut dari Atas Kapal Feri, Mobil Mundur Saat Kapal Goyang. 

Truk Tercebur Laut

Insiden mobil tercebur laut di Pelabuhan Bakauheni tersebut bukanlah insiden pertama.

Sebelumnya, satu unit truk tercebur ke laut di Pelabuhan Bakauheni.

Peristiwa terjadi di Dermaga III Pelabuhan Bakauheni pada Kamis (27/12/2018) sekitar pukul 18.15 WIB.

Ketika itu, truk bermuatan rongsokan hendak masuk KMP Nusa Putra.

Beruntung, sopir truk selamat setelah melompat dari truk.

Sopir truk pun langsung dilarikan ke Puskesmas Bakauheni.

Humas PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap mengatakan, truk bermuatan rongsokan tercebur karena ramp door KMP Nusa Putra patah.

Saat truk hendak masuk kapal, tiba-tiba ramp door berbunyi dan truk langsung jatuh ke laut.

Awalnya, posisi depan mobil masih menggantung di ujung.

Namun tak lama kemudian, truk tercebur ke laut.

“Itu kendaraan pertama yang akan masuk kapal. Saat truk mau masuk, ramp door kapal patah. Truk tercebur ke laut,” kata Saifulahil kepada Tribunlampung.co.id.

Saat ini, KMP Nusa Putra harus mendapat perbaikan.

Sementara, kapal lainnya yang akan sandar di Dermaga III Pelabuhan Bakauheni, dialihkan ke dermaga lainnya.

"Pelayanan dermaga tiga untuk sementara dinonaktifkan," terang Saifulahil.

Truk Alami Rem Blong

Sebelumnya, satu unit truk terjun ke laut di Dermaga III Pelabuhan Bakauheni akibat rem blong.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (9/2/2012) pukul 23.30 WIB itu, turut mengakibatkan dua unit truk rusak dan tujuh unit sepeda motor hancur.

Dilansir Kompas.com, berdasarkan penelusuran polisi yang dihimpun dari sejumlah saksi, truk bernomor polisi BE 9133 CC meluncur kencang dengan kondisi mesin mati, dari arah tanjakan/turunan Pasar Bakauheni.

Kendaraan itu melaju di ruas jalan yang salah, yaitu ruas menuju ke arah Bandar Lampung, dan langsung mengarah ke gerbang Pelabuhan Bakauheni yang berada lurus di depannya.

Lalu, truk terus menuju ke areal bongkar muat kendaraan di Dermaga III Pelabuhan Bakauheni yang saat itu kondisinya tidak terlalu padat kendaraan karena baru selesai bongkar muat.

Meski begitu, ada sejumlah truk dan sepeda motor yang diparkir.

"Lalu, ada suara teriak 'awas-awas' rem blong dari dalam truk itu. Saya kaget setengah mati, sebab persis ada di samping. Truk itu lalu menabrak apa saja di depannya, termasuk motor. Batu-batu dan debu mental semua, salah satunya menimpa jidat saya," ujar Made Widya (31), seorang saksi mata yang mengalami luka akibat peristiwa ini, Jumat (10/2/2012).

Kecepatan truk itu diperkirakan mencapai lebih dari 80 km per jam.

9 Insiden Tercebur Laut di Pelabuhan Bakauheni dan Selat Sunda, Balita 2,5 Tahun Jadi Korban

Setelah menyapu dan melindas motor-motor yang diparkir, truk lalu menghantam sebuah kontainer yang diparkir di pinggir dermaga III sebelum akhirnya tercebur ke laut.

Serpihan bodi sepeda motor, potongan-potongan besi truk berupa pintu yang ringsek, dan pecahan-pecahan beton yang dirusak berserakan di jalur bongkar muat Dermaga III Bakauheni. (tribunlampung/dedi sutomo)

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved