Merokok di Kantor Didenda Rp 500 Ribu, Penjual Rp 1 Juta

Perokok dan penjual rokok di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan bakal dikenakan sanksi denda.

Merokok di Kantor Didenda Rp 500 Ribu, Penjual Rp 1 Juta
Ilustrasi kawasan tanpa rokok. 

Merokok di Kantor Didenda Rp 500 Ribu, Penjual Rp 1 Juta

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Perokok dan penjual rokok di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan bakal dikenakan sanksi denda.

Denda untuk perokok Rp 500 ribu. Sementara untuk penjual rokok Rp 1 juta.

Pemberian saksi ini sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 32 Tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan kantor pemerintah daerah.

Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Lampung Selatan Kristi Endarwati mengatakan, sanksi denda ini diberikan jika perokok dan penjual rokok melakukan kegiatannya di zona Kawasan Tanpa Rokok.

Salah satu zonanya yakni komplek kantor Pemkab Lampung Selatan.

“Saat ini kita masih melakukan sosialisasi terkait dengan KTR ini ke kantor dinas/instansi yang ada di lingkungan Pemkab Lampung Selatan. Nanti kalau sudah diterapkan, maka sanksi akan juga berlaku,” kata dia, Rabu (19/6).

Kristi menjelaskan, sanksi untuk penjual rokok ini tidak hanya berlaku bagi penjual yang ada di kantin atau di sekitar lingkungan pemkab tapi juga bagi SPG (sales promotion girl) yang menjual rokok di lingkungan KTR.

Untuk memastikan peraturan ini ditegakkan, nantinya akan ada satuan tugas khusus internal untuk mengawasi hal ini.

Kemenkominfo Blokir Iklan Rokok di Internet, Ini Gambaran Volume Penjualan Rokok di Indonesia

Siap-siap Didenda Hingga Rp 1 Juta Jika Merokok atau Menjual Rokok di Kawasan Ini

Kawasan KTR sendiri nantinya akan diberi tanda.

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved