Istighasah dan Doa Awali Buka Giling PG Bunga Mayang

Ratusan jemaah menggelar doa dan istighasah di Masjid Baiturrahman, Kompleks PT. Buma Cima Nusantara

Istighasah dan Doa Awali Buka Giling PG Bunga Mayang
Istimewa
Istighasah dan doa PG Bunga Mayang 

Istighasah dan Doa Awali Buka Giling PG Bunga Mayang

TIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ratusan jemaah menggelar doa dan istighasah di Masjid Baiturrahman, Kompleks PT. Buma Cima Nusantara (BCN), anak perusahaan PTPN VII, Bunga Mayang, Kamis (20/6) malam.

Gelaran doa itu merupakan bagian dari gelaran kegiatan kesuksesan musim giling tebu yang direncanakan dimulai pada 25 Juni mendatang.Hadir pada kegiatan itu karyawan, masyarakat, tokoh masyarakat, dan aparat kecamatan dari desa sekitar Pabrik Gula Bungamayang

Direktur Produksi PT BCN Dicky Tjahyono mengatakan, hadirnya segenap elemen di Bunga Mayang merupakan dukungan lahir batin pada pabrik ini yang mulai tahun ini kembali berproduksi. "Ini ikhtiar lahir batin, fisik dan spiritual, yang semuanya kita persembahkan untuk kelancaran, kesuksesan PG Bungamayang dalam memulai musim giling 2019," katanya, lewat rilis, Sabtu (22/5) sore.

Bunga Mayang Juara MTQ Se-Lampung Utara

Dicky menjelaskan, PT BCN mengelola dua perkebunan tebu dan pabrik gula, yakni Cintamanis dan Bungamayang. Unit Cintamanis di Sumatera Selatan sudah lebih dulu buka giling. Sedangkan PG Bungamayang baru akan giling pada Selasa, 25 Juni 2019.

Terkait target produksi, Dicky mengakui tahun ini belum bisa maksimal. Ini karena kondisi tanaman tebu yang kurang maksimal mengharuskan pihaknya berupaya menguatkan pada aspek-aspek lain.

"Rendemen memang tergantung kepada kondisi onfarm atau kondisi tebu di lapangan, tetapi kami terus berupaya untuk memperbaiki di aspek lain untuk mempertahankan rendemen. Antara lain, menekan sekuat mungkin losess di semua lini, memperbaiki efektivitas pabrik, dan segala opsi yang bisa kita lakukan. Kami targetkan tahun ini PG Bungamayang bisa memproduksi 60 ribu ton gula kristal," kata dia.

Ke depan, kata Dicky, pihaknya sudah menyiapkan rencana restrukturisasi dalam seluruh proses. Mulai dari perubahan sistem pengolahan tanah, perbaikan klon dan varietas, dan penggunaan teknologi mekanisasi dalam setiap proses.

Peringati Nuzulul Quran, PTPN VII Santuni 1.416 Anak Yatim

"Kami adalah salah satu industri gula di luar Jawa yang sedang mendapat perhatian Kementerian BUMN dan Kementerian Perindustrian. Ini karena kondisi pabrik dan bahan baku gula di Pulau Jawa yang mulai kesulitan sehingga pemerintah memberi atensi khusus kepada Buma dan Cima," kata dia.

Bukan hanya tebu milik perusahaan (TS), Kementerian juga menaruh harap kepada tebu rakyat (TR). Dicky menyebutkan, pihaknya selaku mitra petani tebu telah mengusulkan kepada Kementerian BUMN dan Kementerian Perindustrian untuk mendapatkan bantuan alat-alat mekanisasi untuk tebu rakyat.

"Kedepan, tebu rakyat juga akan dipanen dengan harvester, mesin tebang tebu. Ini bantuan dari Kementerian untuk penguatan swasembada gula," tambah Dicky.(sulis s markhamah)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved