Tribun Bandar Lampung

Niat Beri Hadiah Istimewa Buat Ibunda, Khoirul Trian dan Kawan-kawan Malah Tuai Banyak Penghargaan

Berawal dari keinginan mempersembahkan hadiah unik nan istimewa kepada ibunda di Hari Ibu, Khoirul Trian membuat film pendek berjudul 'Menjadi Dewasa"

Niat Beri Hadiah Istimewa Buat Ibunda, Khoirul Trian dan Kawan-kawan Malah Tuai Banyak Penghargaan
TribunLampung/Audy Aminda
Dokumentasi Kru Film Menjadi Dewasa 

Laporan Reporter Tribun Lampung Audy Aminda Yusandani

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Berawal dari keinginan mempersembahkan hadiah unik nan istimewa kepada ibunda di Hari Ibu, Khoirul Trian bersama 12 temannya yang bergabung dalam kelompok "A 17 Creative" berhasil meraih prestasi melalui film pendek berjudul 'Menjadi Dewasa'.

Film pendek karya mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam UIN Raden Intan Bandar Lampung angkatan 2017 ini, berhasil meraih banyak prestasi.

Di antaranya nominasi 100 judul terbaik di Indonesian Short Film Festival (ISFF) SCTV Award 2019 yang berlangsung bulan Maret dan mendapatkan kategori film favorit Lampung sekaligus top 40 film terbaik genre drama di Festival Film Lampung (FFL) 2019 yang diadakan Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya awal bulan Mei lalu.

Film 'Menjadi Dewasa' sendiri berkisah tentang problematika yang sering dihadapi para lulusan baru yang sedang mencari pekerjaan.

Tentang perjuangan dan perjalanan hidup menggapai mimpi di tanah rantau, tentang pencarian jati diri, tentang rindu yang sulit dibayar temu, dan penyesalan serta harapan akan kesempatan kedua.

Film berdurasi 11 menit yang ditulis dan disutradarai langsung oleh Khoirul Trian ini diangkat dari kisah nyata sang kakak pada tahun 2015 yang mengalami kesulitan mencari kerja selama di perantauan.

Kesulitan yang dihadapi ternyata dikarenakan ia berasal dari daerah Lampung.

Miris namun realitanya memang begitu menyakitkan, Lampung kerap dianggap buruk karena isu pelaku begal yang banyak berasal dari daerah ini. Stigma buruk telah melekat bagi masyarakat Lampung.

Sukses Jadi Sutradara, Chrisila Wentiasri Produksi 20 Film Indie Sejak Tahun 2010

Berangkat dari kisah itu, Khoirul ingin mengubah stigma buruk yang telah melekat di masyarakat bahwa tidak semua orang Lampung adalah orang yang jahat.

Halaman
123
Penulis: Audy Aminda Yusandani
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved