Tribun Tulangbawang

Cegah Kongkalikong Anggaran, BPKAD Tuba Terapkan e-Sapen

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tulangbawang mulai menerapkan surat penyediaan dana eletronik

Cegah Kongkalikong Anggaran, BPKAD Tuba Terapkan e-Sapen
TRIBUN LAMPUNG/ENDRA ZULKARNAIN
Pemaparan tentang e-Sapen kepada OPD oleh BPKAD Tuba beberapa waktu lalu 

Cegah Kongkalikong Anggaran, BPKAD Tuba Terapkan e-Sapen

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tulangbawang mulai menerapkan surat penyediaan dana eletronik (e-Sapen) dalam setiap proses pengelolaan keuangan daerah di Pemkab Tulangbawang.

e-Sapen merupakan sistem proses penerbitan Surat Penyediaan Dana (SPD) yang dilakukan secara online.

Adapun surat penyediaan dana atau disingkat SPD merupakan dokumen yang menyatakan tersedianya dana untuk melaksanakan kegiatan sebagai dasar penerbitan surat perintah pencairan (SPP) setiap kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

BPKAD Tanggamus Siap Ikuti Juknis Pemberian THR PNS

Kepala BPKAD Tuba Rustam Effendi mengatakan, e-Sapen adalah suatu terobosan baru dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Melalui e-Sapen, Rustam meyakini semua proses pencairan anggaran kegiatan akan lebih efisien.

Ini lantaran, mulai proses usulan berkas sampai dengan penerbitan SPD dilakukan secara elektronik.
"Proses penerbitan SPD menjadi lebih cepat, efektif dan efisien," terang Rustam, Minggu (23/6) siang.

Hal yang terpenting, Rustam mengatakan, melalui e-Sapen diyakini bisa menghindari budaya gratifikasi.
Pasalnya, menurut Rustam, dengan diterapkannya e-Sapen, menghindari adanya interaksi antara OPD pengusul SPD dengan pengelola anggaran di BPKAD.

"Dengan begitu akan terhindar adanya gratifikasi, karena penerbitan SPD itu dilaksanakan secara online," papar Rustam

BPKAD Tanggamus Tidak Mau Berandai-andai soal THR ASN

Dia mengatakan, ada beberapa hal prinsip dasar dari penerapan e-Sapen. Yang pertama, percepatan proses sehingga proses penyerapan anggaran menjadi tepat waktu.

Kedua, upaya mewujudkan pelayanan pengelolaan keuangan yang transparan, efisien,baik, bersih, dan menghindari terjadinya gratifikasi.

Ketiga, meningkatkan kinerja dan akuntabilitas pemerintah daerah. Kepala Bidang Anggaran BPKAD Tuba Ferdi menambahkan, dengan diterapkannya e-Sapen akan semakin menjamin pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan menjadi tepat waktu.

"Dengan percepatan proses SPD melalui e-Sapen ini diharapkan semua program kegiatan yang telah dianggarkan dalam APBD khususnya 25 program Pemkab Tulangbawang dapat terlaksana tepat waktu, optimal dan berkualitas. Ini sejalan dengan slogan BMW (bergerak melayani warga)," ucap Ferdi. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved