Tribun Metro

Polisi Jaring Pengedar Ganja di Hadimulyo Barat

Satnarkoba Polres Metro mengamankan MY, terduga pengedar ganja warga Jalan Imam Bonjol, Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Kamis (20/6).

Polisi Jaring Pengedar Ganja di Hadimulyo Barat
Ilustrasi. 

Polisi Jaring Pengedar Ganja di Hadimulyo Barat

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Satnarkoba Polres Metro mengamankan MY, terduga pengedar ganja warga Jalan Imam Bonjol, Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Kamis (20/6).

Mewakili Kapolres, Kasat Narkoba Ajun Komisaris Fredy Aprisa Putra menjelaskan, tersangka MY.ditangkap berdasarkan LP/232 - A/VI/2019/Polda Lampung/Res Metro di kediamannya tanpa perlawanan sekitar pukul 23.30 WIB.

Pemasok Narkoba dari Lampung, Henry Boomerang Diciduk Polisi Saat Asyik Isap Ganja

"Iya, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Metro mengamankan satu orang yang diduga menguasai, menyimpan, memiliki, dan mengedarkan narkotika jenis ganja. Tersangka berprofesi sebagai karyawan swasta di Kota Metro," ujarnya, Minggu (23/6).

Dijelaskannya, penangkapan berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di rumah pelaku sering terjadi transaksi narkotika. Ketika dilidik, tersangka saat dilakukan penggeledahan pada badan, pakaian, dan sekitarnya ditemukan barang bukti berupa satu buah dompet yang di dalamnya terdapat dua buah bungkusan kertas warna coklat.

"Nah, masing-masing di dalamnya berisi daun-daun kering, batang-batang kering, dan biji-biji kering yang diduga markotika jenis ganja. Kita juga menemukan satu buah bungkusan kertas kalender warna putih yang di dalamnya berisi ganja," imbuhnya.

Gunakan Jasa Ekspedisi, Ganja 20 Kg dari Aceh Digagalkan Polda Lampung

Tak hanya itu, dalam penggeledahan tersebut polisi juga mendapati satu kotak rokok yang di dalamnya berisi bong atau alat hisap sabu.

"Kita juga menemukan satu buah tutup botol pocari sweat yang terdapat dua buah lubang, tiga pipa kaca atau pirek, dan sembilan sedotan plastik, empat plastik klip bening ukuran kecil, dan 10 lembar kertas waarna coklat," tukasnya. (dra)

Ia menambahkan, tersangka terancam Pasal 111 ayat (1) UU Narkotika, dengan ancama pidana penjara paling lama 12 tahun.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved