Sidang Kasus Suap Mesuji

BREAKING NEWS - Kabid Bina Marga Akui Ada Pemotongan Anggaran 20 Persen untuk Pendanaan Non Bajeter

Made Louis Ravon, Kabid Kabid Bina Marga Kabupaten Mesuji akui adanya pemotongan 20 persen anggaran operasional umum PUPR Mesuji.

BREAKING NEWS - Kabid Bina Marga Akui Ada Pemotongan Anggaran 20 Persen untuk Pendanaan Non Bajeter
TribunLampung/Hanif Mustafa
Dua pejabat dan adik kandung Khamami Bupati non aktif Mesuji dapat jatah proyek sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Mesuji 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Made Louis Ravon, Kabid Kabid Bina Marga Kabupaten Mesuji akui adanya pemotongan 20 persen anggaran operasional umum PUPR Mesuji.

Hal ini diungkapkannya dalam sidang perkara suap fee proyek infrastruktur Mesuji ini kembali digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin 24 Juni 2019.

"Anggaran operasional umum macam uang makan, untuk alat kantor, rapat, perjalanan dinas dipotong 20 persen," ungkapnya.

Made pun mengaku tak tahu kebijakan tersebut diberlakukan oleh siapa.

"Tahunya saat uang itu turun sudah dipotong dan itu disampaikan bendahara," bebernya.

Made pun menuturkan pemotongan 20 persen ini untuk mendanai kegiatan non bajeter.

"Ya buat beli mercon kambing ya anggaran yang non bajeter," paparnya.

Sementara itu, Rahmi Pratiwi kasubag perencanakan PUPR Mesuji membenarkan adanya pemotongan ini untuk pendanaan kegiatan non bajeter.

"Jadi setiap awal tahun sudah kita sepakati setiap dana umum dipoting 20 persen," tandasnya.

(tribunlampung.co.id/hanif mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved