Tribun Bandar Lampung

Mei 2019, Ekspor Lampung Naik 28,55 Persen

Nilai total ekspor Provinsi Lampung pada Mei 2019 kembali mengalami kenaikan sebesar 28,55 persen dibandingkan ekspor bulan April 2019.

Mei 2019, Ekspor Lampung Naik 28,55 Persen
TribunLampung/Ana Puspita
Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Lampung Riduan menjelaskan perkembangan ekspor Lampung Mei 2019. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID BANDARLAMPUNG - Nilai total ekspor Provinsi Lampung pada Mei 2019 (US$ 252,59 juta) kembali mengalami kenaikan sebesar 28,55 persen (US$56,10 juta) dibandingkan ekspor April 2019 yang tercatat US$ 196,49 juta.

Jika dibandingkan Mei 2018, ekspor Lampung pada Mei 2019 juga mengalami peningkatkan yakni sebesar US$6,96 juta atau naik 2,84 persen.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Lampung Riduan mengatakan, peningkatan ekspor Mei 2019 terhadap April 2019 terjadi pada empat golongan barang utama.

"Yakni ampas/sisa industri makanan naik 76,99 persen, lemak dan minyak hewan/nabati naik 61,74 persen, batu bara naik 46,06 persen dan bubur kayu/pulp naik 38,14 persen," paparnya saat rilis di kantor BPS Lampung, Senin (24/6/2019).

Sedangkan padu golongan barang utama lainnya yaitu kopi, teh dan rempah-rempah mengalami penurunan sebesar 9,90 persen.

Adapun negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada bulan Mei 2019 yaitu ke Amerika Serikat yang mencapai US$32,78 juta, Belanda US$29,75 juta, Tiongkok US$26,53 juta, Jepang US$25,22 juta, dan Italia US$19,19 juta.

Sama halnya dengan ekspor, nilai impor Provinsi Lampung Mei 2019 yang mencapai US$480,08 juta juga mengalami peningkatan yakni sebesar US$82,70 juta (20,81 persen) dibanding April 2019 yang tercatat US$397,38 juta.

Nilai impor Mei 2019 tersebut juga lebih tinggi US$236,64 juta atau naik 97,21 persen jika dibanding Mei 2018 yang tercatat US$243,44 juta.

Ekspor Lampung Februari 2019 Turun 19,43 Juta Dolar AS

Dari lima golongan barang impor utama pada Mei 2019, dua diantaranya mengalami peningkatan, yaitu biji-bijian berminyak naik 1.291,48 persen dan pupuk naik 27,16 persen.

Adapun tiga golongan barang impor utama lainnya mengalami penurunan yaitu ampas/sisa industri makanan turun 38,20 persen, binatang hidup turun 13,19 persen serta gula dan kembang gula turun 2,63 persen.

Kontribusi lima golongan barang utama terhadap total impor Provinsi Lampung pada Mei 2019 mencapai 14,08 persen dengan rincian gula dan kembang gula 3,55 persen, binatang hidup 3,39 persen, biji-bijian berminyak 2,59 persen, pupuk 2,50 persen serta ampas/sisa industri makanan 2,06 persen.

Meskipun sama-sama mengalami peningkatan, nilai ekspor Provinsi Lampung pada bulan Mei 2019 (US$252,59 juta) lebih rendah dari impor Mei 2019 (US$480,08 juta).

Sehingga, neraca perdagangan luar negeri Provinsi Lampung bulan Mei 2019 mengalami defisit, yaitu sebesar US$227,49 juta.

(Tribunlampung.co.id/Ana Puspita Sari)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved