Tribun Tulangbawang

Lusa Polisi Periksa 2 Saksi Kasus Dugaan Malapraktik di RS Asy Syifa Tubaba

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulangbawang mulai bergerak menyelidiki dugaan malpraktik oknum dokter kandungan di RS Asy Syifa.

Lusa Polisi Periksa 2 Saksi Kasus Dugaan Malapraktik di RS Asy Syifa Tubaba
TribunLampung/Endra Zulkarnaen
Septina (25), warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat, melaporkan pihak menajemen Rumah Sakit Asy Syfa Dayamurni Tulangbawang Barat ke Polres Tulangbawang dengan dugaan malapraktik. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulangbawang mulai bergerak menyelidiki dugaan malpraktik oknum dokter kandungan di RS Asy Syifa Kabupaten Tulangbawang Barat.

Ini menindaklanjuti adanya laporan korban ke Polres Tuba menyusul ditemukannya kain kasa di dalam perut Septina (26) warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah pasca melakukan operasi ceasar di RS Asy Syfa Medika pada 27 Maret 2019 lalu.

Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Tuba, Ipda Jefry Saifullah memastikan, pihaknya telah mengagendakan pemeriksaan dua saksi yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Kedua saksi itu yakni dokter spesialis kandungan yang menangani persalinan Septina berinisial AR dan seorang bidan.

"Sudah kita jadwalkan Kamis besok pemeriksaan saksi. Ada dua saksi yang kita periksa yakni dokter yang menangani persalinan korban dan satu bidan," terang Jefry yang dikonfirmasi Tribun, Selasa (25/06) siang.

Menurutnya, pemeriksaan ini merupakan langkah awal pengusutan kasus dugaan malpraktik oknum dokter kandungan di RS Asy Syifa Tubaba.

Adapun jumlah saksi yang akan diperiksa nantinya akan disesuaikan dengan berjalannya penyelidikan kasus ini.

Bahkan jika dimungkinkan, Polres Tuba juga akan menghadirkan saksi ahli.

"Kita lihat perkembangannga nanti gimana, nantikan ada proses gelar perkara," paparnya.

Jefry juga memastikan, tidak menutup kemungkinan pihaknya juga akan menyandingkan data yang dihasilkan tim investigasi malpraktik bentukan Dinas Kesehatan Tulangbawang Barat dalam penyelidikan kasus tersebut.

"Nanti kita koordinasikan, yang jelas Kamis kita agendakan pemeriksaan saksi. Suratnya sudah dikirim," tandas Jefry.

Septina (25) warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat melaporkan pihak menajemen Rumah Sakit Asy Syfa Dayamurni, Tulangbawang Barat ke pihak berwajib.

Dia diduga menjadi korban malpraktek oknum dokter yang berdinas di rumah sakit tersebut, setelah sebuah benda asing berhasil dikeluarkan dari dalam perutnya.

Sebuah benda asing berupa kain kasa diduga tertinggal pasca korban melakukan operasi caesar anak pertamanya di RS Asy Syfa pada 27 Maret 2019 lalu.

Kain kasa yang sudah berwarna kehijauan dan berbau menyengat itu, berhasil dikeluarkan tenaga medis dari Poned Panaraganjaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (20/6/2019), ketika korban hendak memeriksakan kesehatannya. (Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved