Tribun Bandar Lampung

Kemasan Gula dari Bajing Loncat Rusak, Tersangka Penadah Pindahkan ke Plastik Kiloan

Baituloh (43), tersangka penadah gula dari komplotan bajing loncat, mengaku tidak mengetahui gula yang ia beli adalah hasil curian.

Kemasan Gula dari Bajing Loncat Rusak, Tersangka Penadah Pindahkan ke Plastik Kiloan
Tribunlampung.co.id/Hanif Risa Mustafa
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Wirdo Nefisco memimpin ekspose penangkapan anggota komplotan bajing loncat, Rabu, 26 Juni 2019. 

Dalam aksinya, komplotan bajing loncat ini berboncengan menggunakan satu unit sepeda motor merek Supra X bernomor polisi BE 8527 CK. Wirdo menjelaskan R dan dua rekannya membuntuti truk incaran.

"Setelah dekat, dua orang, yakni R dan D, naik ke bak belakang truk dengan memegang tali tambang pengikat terpal. Sementara P tetap di atas motor dan mengikuti truk," terang Kombes Wirdo Nefisco.

Berikutnya, papar Wirdo, R dan D menyobek terpal penutup truk menggunakan cutter. Keduanya lalu mengambil tiga dus gula dan melemparnya ke tepi jalan. Sementara P mengumpulkannya.

Dari aksi tersebut, komplotan ini menggasak gula seberat 46 kilogram. Mereka menjualnya seharga Rp 450 ribu kepada Baituloh.

"Uang itu mereka bagi lagi Rp 125 ribu per orang. Sisanya untuk beli mi ayam, bensin, dan rokok," jelas Wirdo. 

(Tribunlampung.co.id/Hanif Risa Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved