Polda Lampung

Polda Lampung Larang Gelar Aksi Jelang Putusan MK: Tidak Perlu Datang ke Jakarta

Polda Lampung melalui Kabid Humas AKBP Zahwani Pandra Arsyad meminta kepada masyarakat Lampung untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa

Polda Lampung Larang Gelar Aksi Jelang Putusan MK: Tidak Perlu Datang ke Jakarta
Tribunlampung.co.id/Kiki
Kabid Humas AKBP Zahwani Pandra Arsyad 

Laporan Reporter Tribunlampung Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG- Hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) RI terhadap sengketa Pilpres 2019 yang diajukan oleh pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sedang dinantikan oleh publik.

Polda Lampung melalui Kabid Humas AKBP Zahwani Pandra Arsyad meminta kepada masyarakat Lampung untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa di sekitar MK selama jelang putusan hakim untuk putusan sengketa Pemilihan Umum Presiden 2019, Rabu (26/6/2019).

Larangan tersebut disampaikan kepada Tribunlampung karena mengikuti apa yang telah disampaikan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Tito Karnavian pada Selasa 25 juni 2019 yang lalu.

"Kami dari jajaran Polda Lampung sikap nya sama seperti apa yang sudah disampaikan oleh Kapolri kemarin, agar supaya masyarakat tidak melakukan aksi demonstrasi," ujar nya.

"Bagi masyarakat Lampung juga diminta agar tidak perlu berangkat ke jakarta untuk melakukan aksi demonstrasi," Imbuhnya.

Karena mengingat aksi unjuk rasa serupa terjadi pada tanggal 21 s.d. 22 Mei berakhir dengan kericuhan di depan Kantor Badan Pengawas pemilu RI, Jakarta dan kejadian seperti ini mengganggu ketertiban umum.

"Sementara kita semua sudah melihat dan tahu bahwa imbauan dari salah satu pasangan calon agar massa pendukung tidak perlu hadir di MK," ungkap pandra.

Kecewa Putusan MK, Kuasa Hukum Paslon 1 dan 2 Sayangkan Putusan Bawaslu RI

Menrutnya warga masyarakat Lampung lebih baik melihat di televisi dengan aman, nyaman,dan tenang.

Seblumnya juga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama jajaran kepolisian dan masyarakat telah melakukan deklarasi tolak kerusuhan yang digelar ditugu Adipura Bandar Lampung minggu 23 juni 2019.

Deklarasi dilakukan untuk menolak segala bentuk kerusuhan, Karo Ops Polda Lampung Kombes Yosi Hariyoso sudah menghibmbau kepada warga masyarakat untuk menolak kerusuhan.

"Itu sudah Ada imbauanya, yang jelas masyarakat Lampung menolak kerusuhan dan masyarakat Lampung damai," ungkap Yosi selasa 25 juni 2019.

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved