Timbulkan Rasa Gatal, Kenali Penyebab Biang Keringat Pada Bayi dan Anak-anak

Biang keringat merupakan masalah kulit yang kerap menyerang usia bayi hingga anak-anak.

Timbulkan Rasa Gatal, Kenali Penyebab Biang Keringat Pada Bayi dan Anak-anak
shutterstock/Tribunnews.com
ilustrasi bayi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,BANDARLAMPUNG - Biang keringat merupakan masalah kulit yang kerap menyerang usia bayi hingga anak-anak.

Penyebabnya beragam namun yang pasti menimbulkan rasa yang tidak nyaman dan gatal.

dr Antoni Miftah SpKK mengatakan, biang keringat juga sering disebut miliaria.

Biang keringat merupakan kondisi dimana kulit mengalami sumbatan di bagian kelenjar keringat.

"Penyebabnya ada banyak bisa karena kelenjar keringatnya belum sempurna atau sumbatan oleh karena lemak atau kotoran. Bisa juga karena bakteri dan faktor lainnya," papar dokter yang membuka praktek pribadi di Jalan Gajah Mada Nomor 18 D Bandar Lampung ini, Selasa (25/6/2019).

Permasalahan kulit satu ini lebih sering menyerang usia bayi hingga usia anak 12 tahun.

Biasanya terjadi di bagian dada dan leher, punggung, lengan tangan kiri dan kanan atau tak jarang di kening.

Penatalaksanaan yang pertama adalah menjaga kebersihan dan kelembaban kulit.

Karena pada kondisi kulit yang kering dan kotor sangat mudah terkena miliaria.

Penggunaan sabun yang melembabkan dan mengandung anti bacterial penting untuk dipakai sehari-hari.

Halaman
12
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved