Tribun Lampung Selatan

Sempat Menunjukan Peningkatan Aktivitas, Kemarin Gunung Anak Krakatau (GAK) Hanya 2 Kali Meletus

Sempat menunjukan aktivitas letusan beberapa hari lalu, kini Gunung Anak Krakatau (GAK) menurun kembali aktivitasnya.

Sempat Menunjukan Peningkatan Aktivitas, Kemarin Gunung Anak Krakatau (GAK) Hanya 2 Kali Meletus
Instagram @EarthUncutTV / James Reynolds dan Instagram sutopopurwo
Kondisi Gunung Anak Krakatau (GAK) saat ini, munculnya air laut berwarna orange di sekitar pantai GAK 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Sempat menunjukan aktivitas letusan beberapa hari lalu, kini Gunung Anak Krakatau (GAK) menurun kembali aktivitasnya.

Berdasarkan data Magma Vulcano Activity Report Badan Geologi, PVMBG Kementerian ESDM, pada 26 Juni hingga pukul 24.00 wib, hanya tercatat 2 kali letusan dengan amplitude 45 mm dan durasi 52 – 78 detik.

“Untuk hembusan juga menurun. Hanya tercatat 1 kali hembusan dengan amplitude 41 mm dan durasi 62 detik. Untuk aktivitasnya menurun,” kata Andi Suardi, penanggungjawab pos pantau GAK di Desa Hargopancuran, Kamis (27/6/2019).

Untuk gempa mikro tremor (tremor menerus), terekam dengan amplitude 2-35 mm (dominan 7 mm).

Untuk CCTV yang berada di GAK tertutup debu dari sisa aktivitas letusan.

Sementara status gunung api yang kini memiliki ketinggian 157 mdpl tersebut berada pada level II/Waspada.

Di mana warga nelayan dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer.

Gunung Anak Krakatau Sempat Keluarkan Asap Hitam Tebal

Sebelumnya aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berada di selat Sunda terkadang masih mengeluarkan letusan.

Namun secara umum, aktivitas GAK telah menurun jika dibandingkan pasca terjadinya erupsi besar pada akhir tahun 2018 lalu.

Halaman
12
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved