Yusril Ihza Mahendra Tak Penasaran dengan Alat Bukti 02 di Sidang MK, Tapi Kaget Ini Penjelasannya

Yusril Ihza Mahendra menilai bukti -bukti yang diajukan pihak 02 dalam persidangan di MK lemah untuk memenangkan pemohon

Yusril Ihza Mahendra Tak Penasaran dengan Alat Bukti 02 di Sidang MK, Tapi Kaget Ini Penjelasannya
Yusril Ihza Mahendra Tak Penasaran dengan Alat Bukti 02 di Sidang MK, Tapi Kaget Ini Penjelasannya 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -  Ketua tim kuasa hukum Joko Widodo (Jokowi)-KH Maruf Amin, Prof Yusril Ihza Mahendra menilai bukti -bukti yang diajukan pihak 02 dalam persidangan di  Mahkamah Konstituasi (MK) lemah untuk memenangkan pemohon.

Ia menjelaskan terdapat hierarki bukti di persidangan Mahkamah Konstituasi (MK), seperti bukti pertama surat dan kedua mengenai keterangan para pihak.

"Pertama, kita lihat bukti surat pun sangat lemah dan tak tersusun sistematik. Kedua, keterangan para pihak baru saksi, ahli dan alat bukti lain. Jadi untuk membuktikan kecurangan itu hanya mendengarkan keterangan dari ahli jasa foto tapi tak mendukung hal yang lain maka saya kira bukti tersebut lemah untuk memenangkan pemohon di sidang MK," ujar Yusril.

Dalam acara tersebut Yusril juga mengaku tercengang dengan berbagai alat bukti yang dihadirkan kubu 02, Prabowo-Sandi di sidang Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam acara mata Najwa tersebut membahas mengenai akhir dari babak pilpres 2019 dengan tema 'Batas Akhir Pilpres'.

Awalnya Yusril Ihza Mahendra enggan menanggapi pernyataan kubu 02 mengenai berbagai dugaan kecurangan di Pilpres 2019.

Menurut Yusril Ihza Mahendra, berbagai dugaan kubu 02 telah disanggah pihak Jokowi-Maruf di persidangan MK sehingga ia tak mau untuk membahasnya kembali.

"Semua alat bukti sudah dihadirkan untuk mengcounter apa yang dibahas pihak kubu 02 sehingga tak pantas saya membahas kembali isi persidangan," ucap Yusril Ihza Mahendra.

Yusril Ihza Mahendra menyatakan, masyarakat dan majelis hakim bisa menilai segala argumen yang disampaikan pihak 02.

"Intinya saya meminta ke MK agar kepada pemohon untuk diberikan kesempatan seluasnya untuk mengemukakan argumentasi dan menghadirkan alat bukti karena saya penasaran dari awal sebenarnya alat bukti apa yang dimiliki," aku Yusril Ihza Mahendra.

Halaman
123
Penulis: Romi Rinando
Editor: Safruddin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved