Tribun Tulangbawang

50 Bungkus Sabu Disita dari Sejoli di Kampung Bujung Tenuk

Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Tulangbawang mengamankan sejoli yang diduga sebagai bandar sabu.

50 Bungkus Sabu Disita dari Sejoli di Kampung Bujung Tenuk
Tribun Lampung/Endra Zulkarnain
BANDAR SABU - Satres Narkoba Polres Tulangbawang mengamankan sejoli yang diduga bandar sabu di Dusun Tulung Bohou, Kampung Bujung Tenuk, Rabu (26/6) sekitar pukul 08.00 WIB. 

50 Bungkus Sabu Disita dari Sejoli di Kampung Bujung Tenuk

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Tulangbawang mengamankan sejoli yang diduga sebagai bandar sabu.

Keduanya adalah Roni Yusuf (33), warga Pekon Sinar Semendo, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dan Dewi Wahyudi (23) warga Dusun Tulung Bohou, Kampung Bujung Tenuk, Kecamatan Menggala, Tulangbawang.

Kasatnarkoba Iptu Boby Yulfia mengatakan, kedua tersangka ditangkap di sebuah rumah di Dusun Tulung Bohou, Kampung Bujung Tenuk, Rabu (26/6) sekitar pukul 08.00 WIB.

Ditangkap di Jalan, Boman Alias Herman Simpan Sabu-sabu di Dalam Speaker Aktif

"Penangkapan kedua tersangka ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebut di sebuah rumah di Tulung Bohou sering dijadikan tempat transaksi narkoba," ujar Iptu Boby, Minggu (30/6).

Berbekal informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran.
Setelah dipastikan rumah yang ditarget ada penghuninya, polisi lantas melakukan penggerebekan dan penggeledahan di rumah tersebut.

Dari penggerebekan itu, ditemukan puluhan bungkus plastik klip narkotika jenis sabu.
Selanjutnya polisi lantas membawa tersangka dan barang bukti ke Mapolres Tulangbawang.

"Dari TKP (tempat kejadian perkara) petugas kami berhasil menyita BB berupa 50 bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 9,84 gram," papar Boby.

Warga Kasui Diamankan karena Kedapatan Miliki Sabu

Selain itu, polisi juga menyita dua buah plastik klip kosong ukuran kecil, empat buah plastik klip kosong ukuran besar, pipet yang ujungnya runcing (sekop), dua unit HP (handphone) Nokia warna hitam, HP Samsung warna putih, HP Xiaomi warna putih dan gold, kantung kain dan tas selempang warna hitam.

Saat ini para pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Tulangbawang. keduanya terancam dijerat Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancamannya pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.(end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved