Menikah Siri di Usia 6 Tahun, Wanita Asal Jawa Timur Ini Ungkap Tradisi di Kampungnya

Menikah Siri di Usia 6 Tahun, Wanita Asal Jawa Timur Ini Ungkap Tradisi di Kampungnya

Menikah Siri di Usia 6 Tahun, Wanita Asal Jawa Timur Ini Ungkap Tradisi di Kampungnya
kompas.com
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Menikah Siri di Usia 6 Tahun, Wanita Ini Ungkap Tradisi di Kampungnya. 

Salah satu tradisi yang masih berlangsung di kampung-kampung di Indonesia adalah menikah dini.
Pernikahan dini gadis-gadis di kampung ini sudah lama menjadi tradisi.
Wanita yang masih kategori anak di bawah umur sudah menikah.
Mereka menikah bukan karena keinginan sendiri melainkan karena keinginan orang tua.
Seperti yang dialami wanita asal Jawa Timur ini.
Ia pernah menjadi korban pernikahan dini 31 tahun yang lalu.
 
Bocah di Jawa Timur tersebut menjadi korban tradisi di kampung lantaran dipaksa orang tua nikah siri di usia 6 tahun.

Peristiwa tersebut dialami oleh Naya, korban pemaksaan oleh orang tuanya untuk menikah siri diumur 6 tahun, pada 33 tahun silam.

Melansir dari laman ABC News Australia, Naya bahkan sudah menjadi seorang nenek disaat usianya baru menginjak umur 31 tahun.

Pernikahan Dini Bocah 13 Tahun yang Baru Lulus SD dengan Siswi SMK Tak Melalui KUA

Naya merupakan perempuan asal Desa Gunung Tugel, Probolinggo, Jawa Timur yang pernah menikah siri diumur 6 tahun lantaran dipaksa orang tuanya.

Saat ini, ia sudah memiliki seorang cucu berusia 8 tahun.

Meski begitu, Naya mengaku menjadi korban tradisi di kampung untuk melakukan pernikahan dini.

Pasalnya, usia 15 tahun di kampungnya sudah dianggap perawan tua.

"Kalau orang desa di tempat saya itu biasa (menikah muda). Biasanya umur 15 itu sudah dianggap ketuaan. Perawan tua gitu," kata Naya kepada wartawan ABC Indonesia Nurina Savitri.

Naya mengaku dinikahkan secara siri dengan pria pilihan orang tuanya saat ia masih berumur 6 tahun.

Sosok suami Naya merupakan seorang anak laki-laki berusia 10 tahun.

Halaman
1234
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved