Tribun Pringsewu

Tiga Pertunjukan Seni Pringsewu Tampil Memukau di Ajang Pentas Seni dan Budaya 2019 TMII Jakarta

Tiga karya seni asal Kabupaten Pringsewu tampil dalam Pentas Seni dan Budaya 2019, Minggu (30/6/2019) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Tiga Pertunjukan Seni Pringsewu Tampil Memukau di Ajang Pentas Seni dan Budaya 2019 TMII Jakarta
TribunLampung/Robertus Didik
Tiga karya seni asal Kabupaten Pringsewu tampil dalam Pentas Seni dan Budaya 2019, Minggu (30/6/2019) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Tiga karya seni asal Kabupaten Pringsewu tampil dalam Pentas Seni dan Budaya 2019, Minggu (30/6/2019) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Ketiga karya seni asal Kabupaten Pringsewu tampil memukau pada acara Pentas Seni dan Budaya yang diselenggarakan UPTD Balai Pengelolaan Anjungan Lampung TMII Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.

Ketiga karya seni tersebut dari Grup Tari Sang Kyai dan Tari Begukhau dari siswa - siswi SMPN 2 Adiluwih yang dibawakan oleh 19 orang.

Selain itu peting gambus yang dibawakan oleh dua orang dengan membawakan lagu klasik Lampung yang diiringi gitar klasik dari Kecamatan Pardasuka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten Pringsewu Heri Iswayudi mengatakan, pihaknya akan terus berupaya mengisi anjungan Lampung di TMII dari potensi yang ada di Bumi Jejama Secancanan.

"Insya Allah kami kedepan akan terus berupaya untuk bisa mengisi anjungan Lampung ini dari Kabupaten Pringsewu. Kami sebagai orang Lampung di Kabupaten Pringsewu insyaallah akan terus berpartisipasi setiap tahunnya," katanya.

Kereta Api Menuju Bandara Raden Inten II Rampung 2020, Babaranjang Akan Dialihkan ke Luar Kota

Heri mengungkapkan, bahwa Tari Sang Kyai menceritakan sebuah tari kreasi yang mengangkat kisah kepahlawanan dari daerah Pringsewu yang bernama Kyai Haji Gholib.

Tari ini menggambarkan kegigihan dalam berjuang melawan penjajah Belanda.

Sang Kyai mengajak rakyat dan murid-muridnya untuk melawan kekejaman Belanda.

Heri mengatakan Tari Begukhau merupakan tari kreasi yang menggambarkan pergaulan bujang dan gadis dalam bercanda dan menari bersama.

Heri mengatakan TMII merupakan destinasi wisata yang telah dikenal luas di seluruh dunia dan menjadi salah satu kawasan wisata banyak dikunjungi wisatawan nusantara (Wisnu) maupun Wisatawan Mancanegara (Wisman).

"Inilah satu alasan dan tujuaan keikutan serta Pringsewu dalam pentas seni budaya," katanya.

(tribunlampung.co.id/robertus didik)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved