Bahan Makanan Sumbang Inflasi Bandar Lampung Juni 2019

Kelompok pengeluaran bahan makanan memberikan andil pada pembentukan inflasi Kota Bandar Lampung pada Juni 2019.

Penulis: Ana Puspita Sari | Editor: Reny Fitriani
tribunlampung/ana
Kepala Badan Pusat Statistik Lampung Yeane Irmaningrum - Bahan Makanan Sumbang Inflasi Bandar Lampung Juni 2019 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Kelompok pengeluaran bahan makanan memberikan andil pada pembentukan inflasi Kota Bandar Lampung pada Juni 2019.

Kelompok bahan makanan memberikan andil pada pembentukan inflasi sebesar 0,60 persen disusul kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau yang menyumbang andil inflasi 0,04 persen dan kelompok sandang sebesar 0,01 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum saat pemaparan rilis di Kantor BPS Provinsi Lampung, Senin (1/7) menjelaskan, pada Juni 2019, Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,63 persen.

Dari tujuh kelompok pengeluaran, lima kelompok mengalami inflasi atau kenaikan indeks di Kota Bandar Lampung

Yaitu kelompok bahan makanan mengalami inflasi sebesar 2,47 persen kelompok sandang 0,27 persen kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,19 persen, kelompok kesehatan 0,04 persen dan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,02 persen.

Beberapa komoditi yang dominan memberikan andil dalam pembentukan inflasi bulan Juni 2019 diantaranya adalah cabai merah 0,58 persen, jengkol 0,05 persen, jeruk 0,05 persen.

"Kemudian ayam hidup 0,04 persen,cumi-cumi 0,04 persen, kacang panjang 0,03 persen, ketimun 0,03 persen, petai 0,03 persen, beras 0,03 persen dan pir 0,02 persen," papar dia.

Lebih lanjut dijelaskan, pada bulan Juni 2019, inflasi Kota Bandar Lampung menempati peringkat ke-29 dari 82 kota yang diamati perkembangan harganya.

Kota Bandar Lampung, pada Juni 2019 berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (point to point) mengalami inflasi sebesar 2,40 persen, dan inflasi year on year (yoy) sebesar 2,81 persen.

(Tribunlampung.co.id/Ana Puspita Sari)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved