Jusuf Kalla ke SBY: Bapak Punya 9 Kaleng Kerupuk Segala Macam, Diapain Itu?

Jusuf Kalla ke SBY: Bapak Punya 9 Kaleng Kerupuk Segala Macam, Diapain Itu?

(Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim)
Wakil Presiden Jusuf Kalla meyambangi SBY. Jusuf Kalla ke SBY: Bapak Punya 9 Kaleng Kerupuk Segala Macam, Diapain Itu? 

Jusuf Kalla ke SBY: Bapak Punya 9 Kaleng Kerupuk Segala Macam, Diapain Itu?

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -  Kerupuk Ani Yudhoyono jadi bahasan perbincangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Jusuf Kalla. Ayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu ungkap fakta menarik.

Ya, Wakil Presiden Jusuf Kalla punya kenangan tersendiri tentang sosok istri SBY, Ani Yudhoyono.

Jusuf Kalla mengungkapkan istri SBY, Ani Yudhoyono itu memiliki sembilan kaleng kerupuk berbeda jenis yang biasa disediakan di waktu makan.

Mulanya, wartawan menanyai apa masakan yang paling berkesan dari Ani Yudhoyono semasa hidupnya. Kalla menjawab makanan yang disajikan Ani selalu yang sederhana.

"Sangat sederhana kalau kami makan di sini (Cikeas)," ujar Kalla.

Namun, SBY yang berdiri di samping Kalla menimpali. Ia mengatakan kerupuk merupakan kudapan yang kerap disajikan istrinya saat makan.

"Kerupuk, kerupuk," timpal SBY lantas tertawa.

Kalla pun langsung menyahut. Ia lantas menceritakan sembilan kaleng kerupuk dengan isi yang berbeda milik Ani.

"Dulu (SBY dan Ani) punya kerupuk sembilan kaleng. Jadi saya pernah makan di Istana 'Pak, Bapak punya kerupuk segala macam, diapain itu?'" kata Kalla menirukan pertanyaannya ke SBY kala itu.

"Saya bertanya, kenapa makan kerupuk? 'Ya kalau tidak ada bunyi-bunyi endak enak makannya," ujar Kalla menirukan jawaban SBY.

SBY yang mendengar cerita Kalla itu lantas kembali tertawa.

Selain itu, SBY juga cerita kepada Yusuf Kalla.

Mereka berbicara mengenai masa-masa dulu saat bersama menduduki kursi RI 1 dan RI 2.

"Saya masih menata hati ya. Melalui hari-hari yang berat ini, saya berbincang-bincang dengan sahabat saya, Pak Jusuf Kalla, tadi. Pernah berjuang ke mana-mana mengatasi banyak masalah di negeri ini berdua," kata SBY usai menerima kedatangan Jusuf Kalla, Rabu (26/6/2019).

Saat bertemu Jusuf Kalla, SBY mengaku teringat kembali kunjungan kerja yang pernah mereka lakukan.

"Ibu Ida Jusuf Kalla dan almarhumah juga sering bersama-sama. Saya bilang, 'Pak JK kita dulu sering turun ke daerah mengatasi bencana, mengatasi krisis BBM, ekonomi dan sebagainya," ucap SBY.

Ketika itu pula, Ani Yudhoyono dan istri Jusuf Kalla, Mufidah Kalla turut menemani.

Ani Yudhoyono dan Mufidah Kalla intens melakukan tugas ibu negara dan ibu wakil presiden.

"Istri-istri kita melakukan kegiatan untuk mengembangkan handcraft, kerajinan tangan, hal-hal yang berkaitan dengan sosial," kenangnya.

Pertemuan antara SBY dan Jusuf Kalla hanya sebatas silahturahmi dan tak masuk ranah politik.

Keduanya hanya mengenang beberapa momen saat keduanya bekerja sebagai presiden dan wakil presiden.

Seperti diketahui, Ani Yudhoyono tutup usia di National University Hospital, Singapura, Sabtu (1/6/2019).

Ia dirawat dan berjuang melawan kanker darah sejak Februari 2019.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono saat perayaan Kemerdekaan RI ke-69 di Istana Presiden, Jakarta, 17 Agustus 2014.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono saat perayaan Kemerdekaan RI ke-69 di Istana Presiden, Jakarta, 17 Agustus 2014. (AFP/ADEK BERRY)

Siapkan Buku dan Lagu untuk Bu Ani

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menyatakan, ketua umumnya, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY), tak pernah membicarakan usulan para senior partai soal Kongres Luar Biasa (KLB).

Hal itu disampaikan Hinca saat ditanya bagaimana respons SBY terkait usulan sejumlah senior Partai Demokrat yang meminta adanya KLB.

Hinca menambahkan, SBY kini justru tengah menyelesaikan buku dan lagu untuk mengenang istrinya yang telah meninggal dunia, Ani Yudhoyono.

"Kami bicara tentang kedukaan. Kami tidak bicara politik. Kami bicara buku. Saya mendampingi beliau berjalan begitu," ujar Hinca di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/6/2019).

Ia mengungkapkan, hingga saat ini SBY masih berduka. Karena itu, ia mencoba menumpahkannya ke dalam bentuk tulisan dan lagu.

Buku tentang Ani Yudhoyono nantinya berisikan catatan-catatan SBY tentang istrinya.

Sementara itu, dalam pembuatan lagu, SBY dibantu oleh musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji.

Keluarga Yudhoyono menaburkan bunga anggrek ke makam Ibu Ani Yudoyono
Keluarga Yudhoyono menaburkan bunga anggrek ke makam Ibu Ani Yudoyono (Instagram Ibas Yudhoyono)

Hinca menambahkan, SBY menulis buku dan membuat lagu untuk Ani Yudhoyono lantaran selalu menemani sang istri di saat-saat terakhirnya, sehingga selalu terkenang.

"Catatan tentang empat bulan di Singapura yang mudah-mudahan ini selesai. Kami untuk bersama beliau menulis buku itu. Jadi enggak ada perbincangan politik apa pun, apalagi soal KLB tadi," lanjut Hinca.

Sebelumnya sejumlah pendiri dan senior Partai Demokrat membentuk presidium gerakan moral penyelamatan partai berlambang mercy.

Salah satu inisiator gerakan ini, Max Sopacua, menjelaskan bahwa para senior prihatin dengan perolehan suara Partai Demokrat yang anjlok ke angka 7,7 persen pada pemilu legislatif 2019.

Padahal, pada pemilu 2014 lalu perolehan suara Demokrat mencapai 10,9 persen.

"Terkait kondisi ini, diperlukan adanya introspeksi dan evaluasi menyeluruh untuk kemudian bersama seluruh potensi dan kader guna membangkitkan semangat dan mengembalikan marwah serta kejayaan Partai Demokrat," kata Max dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Jusuf Kalla dan SBY Kenang Kerupuk Ani Yudhoyono...",

 
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved