Tribun Way Kanan

934 Warga Kasui di Way Kanan Terima Kartu KKS BNPT

Wakil Bupati Kabupaten Edward Antony menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)-Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 934 warga Kasui.

934 Warga Kasui di Way Kanan Terima Kartu KKS BNPT
Tribunlampung.co.id/Anung
Wakil Bupati Kabupaten Edward Antony menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)-Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 934 warga Kecamatan Kasui di aula Kecamatan Kasui, Kamis 4 Juli 2019. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KASUI - Wakil Bupati Kabupaten Edward Antony  menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)-Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 934  warga Kecamatan Kasui di aula Kecamatan Kasui, Kamis 4 Juli 2019.

pembagian KKS-BPNT terhadap 934 Kepala Keluarga di Kecamatan Kasui disalurkan melalui PT. Bank Mandiri KCP Baradatu, dan kegiatan serupa juga dibagikan kepada sejumlah warga yang ada di 14 Kecamatan se-Kabupaten Way Kanan secara bergilir.

Edwar, melanjutkankepada warga yang menerima KKS-BPNT setiap bulannya akan mendapatkan transper dana Rp 110.000.

Dana itu untuk digunakan membeli seperti telur dan beras bertransaksi di e-Warung agen yang telah bekerjasama dengan Bank penyalur.

Serta kepada warga yang menerima KKS patut disyukuri, mudah-mudahan dapat meringankan biaya dalam rangka pemenuhan pangan dan gizi.

"Terima kasih saya ucapkan kepada PT. Bank Mandiri KCP Baradatu yang telah membantu pemerintah dalam penyaluran dana Kartu Keluarga Sejahtera"

"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan KKS-BPNT ini dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, mengurangi angka kemiskinan, dan dapat meningkatkan kualitas sumber dayamanusia,” ujarnya, Kamis 4 Juli 2019.

Edward, menambahkan Kepada warga yang mendapatkan bantuan KKS-BPNT agar dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, dengan harapan suatu saat nanti tidak akan menggantungkan diri dari bantuan pihak lain, karena kunci keberhasilan dari setiap usaha adalah keinginan untuk maju.

Sedangkan bantuan dari pihak lain merupakan stimulus atau penopang dari usaha yang kita lakukan.

“Saya sangat mengapresiasi bagi warga yang mengundurkan diri secara tertulis menerima PKH. Penguduran diri itu tentu sangat kita banggakan mereka tidak ingin menerima bantuan dari pemerintah lagi karena telah memiliki usaha dengan berpengahasilan yang lebih, dan bantuan itu tentu akan diberikan kepada warga lainnya yang lebih berhak untuk menerimanya,”tutupnya.

(Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved