Sidang Kasus Suap Mesuji

Jaksa KPK Sebut 5 Saksi Perkuat Dakwaan Taufik Hidayat Dapat Proyek dengan Cara Tak Wajar

Jaksa KPK mendatangkan lima saksi dalam persidangan lanjutan perkara dugaan suap fee proyek Mesuji.

Jaksa KPK Sebut 5 Saksi Perkuat Dakwaan Taufik Hidayat Dapat Proyek dengan Cara Tak Wajar
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Jaksa KPK mendatangkan lima saksi dalam persidangan lanjutan perkara dugaan suap fee proyek Mesuji guna memperkuat fakta adanya permainan proyek yang dimenangkan oleh Taufik Hidayat, adik kandung Bupati nonaktif Mesuji Khamami, secara tidak wajar. 

Jaksa KPK Sebut 5 Saksi Perkuat Dakwaan Taufik Hidayat Dapat Proyek dengan Cara Tak Wajar

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jaksa KPK mendatangkan lima saksi dalam persidangan lanjutan perkara dugaan suap fee proyek Mesuji.

Saksi-saksi tersebut dihadirkan untuk mengonfirmasi ulang dan memperkuat fakta adanya permainan proyek yang dimenangkan oleh Taufik Hidayat, adik kandung Bupati nonaktif Mesuji Khamami, secara tidak wajar.

Dua dari lima saksi merupakan orang kepercayaan Taufik Hidayat, yakni Farikh Basawad dan Maidarmawan.

Saksi lainnya adalah rekanan, yakni Deni Apriansyah, Bambang Irawan, dan Herli Irawan.

"Hari ini kami mengonfirmasi kepada para saksi bahwa ada bendera perusahaan yang dipinjam oleh Taufik Hidayat," ungkap jaksa KPK Wawan Yunarwanto di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis, 4 Juli 2019.

"Jadi intinya, kami memastikan bahwa ada pekerjaan yang didapat Taufik Hidayat kemudian dimenangkan dengan cara yang tidak wajar," imbuh Wawan.

BREAKING NEWS - Sewa Bendera Lewat Tukang Bakso Rp 3 Juta, Adik Khamami Dapat Proyek Rp 25 Miliar

BREAKING NEWS - Perusahaan Dipinjam Adik Khamami, Herli: Saya Dikasih Ucapan Terima Kasih Rp 5 Juta

Majelis Hakim Murka, Tukang Bakso Bisa Urusi Proyek Miliaran

Selain itu, Wawan mengatakan, pihaknya juga mencari penegasan bahwa proyek yang dijalankan Taufik menggunakan bendera perusahaan lain.

"Penegasan hari ini bahwa ada tiga saksi yang perusahaannya dipinjam oleh Taufik, dan nilainya sungguh besar. Ada paket Rp 25 miliar untuk terdakwa Taufik.  Ini lebih menguatkan dakwaan," tandas Wawan. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved