Tribun Lampung Utara

Tercatat 300 ‎TKI Asal Lampung Utara Bekerja di Luar Negeri

Tercatat di Disnakertrans Kabupaten Lampung Utara(Lampura) hingga bulan Juni 2019 sebanyak 300 Tenaga Kerja Indonesia(TKI) yang bekerja di luar negeri

Tercatat 300 ‎TKI Asal Lampung Utara Bekerja di Luar Negeri
Tribunlampung.co.id/Anung
Sekretaris Dianakertrans Lampura Imam Hanafi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Tercatat di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lampung Utara hingga bulan Juni 2019 sebanyak 300 Tenaga Kerja Indonesia(TKI) yang bekerja di luar negeri.

Sekretaris Dianakertrans Lampura Imam Hanafi mengatakan, hingga bulan Juni 2019 ada 300 TKI yang bekerja ke luar negeri. Mereka bekerja ke lima Negara yakni Brunai Darusalam, Hongkong, Malaysia, Singapura dan Taiwan.

300 TKI itu terdiri dari 258 TKI Wanita dan 42 TKI Laki-laki.

"Untuk saat ini ada 205 TKI yang sudah registrasi dan 95 TKI yang sudah selsai kontraknya," katanya, Kamis 4 Juli 2019.

Imam menjelaskan, untuk Pendidikan dari para TKI itu ada yang lulusan Diploma, SD, SMP, SMU bahkan Sarjana.
Mereka ada yang bekerja sebagai Caregiver, Cleaning Service, Constuction Worker, Domestik Helper, Farming, General Worker, House Maid, Houses Keepers, Laborer, Manufacturing Worker, Nursery Worker, Operator Production dan Worker.

Untuk menjadi CPMI(Calon Pekerja Imigran Indinesia)/PMI calon TKI harus mendaftar ke Dinas Ketenagakerjaan yang ada di Kabupaten masing-masing.

Trik Sederhana Cegah Pencuri Masuk Rumah, Cukup Pakai Dua Gelas Kaca

Dengan syarat usia minimal 18 tahun, sehat Jasmani, Rohani dan tidak hamil dan memiliki kualifikasi yang dipersyaratkan oleh pengguna.

Kemudian juga harus memiliki dokumen berupa, KTP, Ijasah, Akta Lahir/Surat kena lahir, surat keterangan status perkawinan, surat izin suami atau Istri, Orang tua/Wali.

Lalu memiliki Sertifikat kompetensi kerja, surat keterangan sehat(hasil pemeriksaan kesehatan dan psikologis), paspor+Visa kerja, perjanjian penempatan PMI, perjanjian kerja, E-KTKLN (Elektornik Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri) dan Asuransi BPJS Ketenaga Kerjaan.

Hubungi Nomor Telepon Ini Jika Anda Mengalami Pungli di Tol Lampung Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar

"Saat mengadu nasib ke Negara orang para TKI yang mendaftar melalui PJTKI mendapat kontrak kerja yang jelas. Kemudian asuransi keselamatan kerja, asuransi kesehatan dan masih banyak lainnya,"papar Imam.

Para TKI yang terdaftar itu tambah Imam, mendaftar tidak hanya lewat PJTKI yang ada di Lampura saja tetapi juga dari Jakarta dan tempat lainnya. Ketika para TKI mengalami kendala di tempat mereka bekerja seperti mengalami sakit itu langsung cepat di urus.

Seperti halnya waktu itu ada yang sakit langsung diantar dari Negara tempat ia bekerja dan dijemput oleh PJTKI serta Disnakertans.

Untuk itu Imam menghimbau kepada para calon TKI agar mendaftar ke PJTKI yang resmi, jangan sampai mendaftar ke tempat yang ilegal.

"Kalau ada apa-apa kita bisa memantau lewat Atase, itu kalau ia mendaftar ditempat yang resmi. Untuk itu kita harapkan para calon TKI bisa berhati-hati, jangan karena iming-iming gaji besar lalu tergiur akhirnya tidak jelas," imbuhnya.

(Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved