BPBD Kota Bandar Lampung Siapkan 7 Mobil Penyuplai Air Bersih

BPBD Kota Bandar Lampung Lampung Siapkan Tujuh Mobil Penyuplai Air Bersih

Tribun Lampung/Deni
BPBD Kota Bandar Lampung Lampung Siapkan Tujuh Mobil Penyuplai Air Bersih 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -  Dalam rangka menghadapi kemarau panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung melakukan antisipasi dengan menyiapkan tujuh unit mobil penyuplai air bersih.

Pernyataan tersebut diungkapkan M. Rizki, Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung saat diwawancara, Jumat (5/7/2019).

"Ya kita siapkan tujuh armada mobil suply air untuk memberikan bantuan air bersih, tapi kalau memang itu kurang termasuk mobil pemadam bisa kita berikan pelayanan kepada masyarakat," tuturnya.

Menurutnya, mobil-mobil suply air bersih tersebut siap 24 jam apabila memang ada masyarakat yang meminta air. "Tapi dengan catatan air bersih bisa diberikan masyarakat sepengetahuan RT atau rekomendasi dari RT," paparnya.

"Jadi kepada masyarakat yang merasa memerlukan air bersih silakan menghubungi RT setempat. Nanti RT setempat yang berkoordinasi dengan kami," sambungnya.

Setiap armada mobil suply tersebut berkapasitas 5 ribu liter air bersih. Teknis pendistribusian yaitu misalkan satu titik ada yang bersamaan akan dikirim dua unit.

"Dan kalaupun mobil kita semuanya pada saat bersamaan melayani masyarakat akan kita lakukan kalau perlu dua kali atau tiga kali dalam sehari," paparnya.

Artinya memang ini merupakan salah satu program bapak wali kota untuk membuat kenyamanan di masyarakat. "Jadi kita tidak akan mengenal lelah untuk memberikan bantuan kenyamanan masyarakat," katanya.

Lanjutnya menjelaskan sampai saat ini sudah ada sebanyak tiga titik pendistribusian air bersih yaitu dua di kecamatan Sukabumi dan satu di kecamatan Kedamaian dan itu rutin dilaksanakan.

"Jadi seperti di Kedamaian sudah mengajukan surat ke kami dalam seminggu minta dua kali di suply. Itu sudah kami lakukan dan berjalan kurang lebih dua minggu. Kemudian di Kecamatan Sukabumi juga termasuk di Campang Raya dan Campang Jaya sudah kita lakukan suply," terangnya.

Ia menambahkan potensi bencana lainnya di musim kemarau yaitu kebakaran namun untuk saat ini cukup relatif menurun hanya beberapa kali terjadi kebakaran alang-alang.

Seperti kemarin di Sukabumi juga ada kejadian membakar sampah karena angin yang cukup lumayan kencang sehingga apinya membesar dan sempat dilakukan penyiraman karena mengkhawatirkan karena menyambar tembok perumahan warga.

"Nah ini juga kami mengimbau kepada masyarakat menjelang musim kemarau tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar," pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved