Kasus Suap Lampung Tengah

Wakil Gubernur Lampung Nunik dan Anggota DPRD Midi Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Suap Lamteng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua saksi untuk kasus dugaan suap Lampung Tengah dengan tersangka Mustafa.

Wakil Gubernur Lampung Nunik dan Anggota DPRD Midi Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Suap Lamteng
Tribunnews.com
Nunik usai diperiksa KPK, Kamis (4/7/2019) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua saksi untuk kasus dugaan suap Lampung Tengah dengan tersangka Mustafa.

Mereka adalah mantan Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dan anggota DPRD Lampung Midi Ismanto.

Nunik tak menjawab saat diwawancarai awak media setelah diperiksa sebagai saksi di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Kasus suap dan gratifikasi yang membutuhkan keterangannya itu terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Tengah yang melibatkan Mustafa yang kala itu menjabat bupati.

Nunik yang kini menjabat Wakil Gubernur Lampung hanya menunjuk ke arah Gedung KPK sambil tersenyum, lalu berjalan ke arah Hotel Royal, Kuningan.

"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait dugaan aliran dana untuk tersangka MUS (Mustafa) yang bersumber dari uang ijon proyek-proyek," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah. 

Namun, Febri belum bisa menjelaskan peran dan kaitan Nunik dengan Mustafa.

Jadi Saksi Mustafa, Begini Ekspresi Diam Wagub Lampung Nunik Setelah Diperiksa KPK

Pemeriksaan KPK kepada Nunik sendiri bukan kali pertama.

Pada 1 Maret lalu, penyidik komisi antirasuah memeriksa Nunik untuk mendalami penggunaan dana yang dikumpulkan Mustafa saat menjabat bupati Lamteng.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan terhadap Mustafa, Kepala Dinas Bina Marga Lamteng Taufik Rahman, serta Wakil Ketua DPRD Lamteng J Natalis Sinaga dan Rusdiyanto pada 14 Februari 2018.

Halaman
12
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved