Dosen UM Metro Gagas KKN-PPM Berbasis Ekonomi Kreatif di Rumbia

Program ini direncanakan melibatkan 20 mahasiswa UM Metro yang tersebar di beberapa fakultas.

Dosen UM Metro Gagas KKN-PPM Berbasis Ekonomi Kreatif di Rumbia
Istimewa
UM Metro gelar pembekalan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) berbasis ekonomi kreatif, Jumat (6/7/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dosen UM Metro Riswanto dan tim menggagas Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) berbasis ekonomi kreatif di Rumbia, Lampung Tengah.

Program ini direncanakan melibatkan 20 mahasiswa UM Metro yang tersebar di beberapa fakultas.

Sebelum terjun ke lapangan, ke-20 mahasiswa ini mendapat pembekalan dan pelatihan dengan melibatkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Metro, Jumat (6/7/2019).

Riswanto selaku ketua tim menerangkan, mahasiswa yang terlibat dalam program ini akan mendapatkan empat informasi dari para ahli yang berpengalaman.

“Pembekalan dan pelatihan ini mencakup empat materi yang dapat menjadi bekal mereka di lapangan nanti. Materi yang pertama adalah bagaimana cara membentuk KWT dan kiat-kiat sukses KWT, lalu dilanjutkan dengan materi kedua yakni Teknik Pemberdayaan Masyarakat,” terangnya.

Selanjutnya, kata Riswanto, materi manajemen keuangan produksi dan pemasaran juga dirasa penting diketahui mahasiswa.

“Yang terakhir, materi teknik FGD pemecahan masalah dan program-program pelaksanaan KKN-PPM,” tukasnya.

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, UM Metro Jalin Kerja Sama dengan PW Muhammadiyah Lampung

Utusan UM Metro Diharapkan Berkontribusi dalam KKN Muhammadiyah di Bengkulu

UM Metro gelar pembekalan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) berbasis ekonomi kreatif, Jumat (6/7/2019).
UM Metro gelar pembekalan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) berbasis ekonomi kreatif, Jumat (6/7/2019). (Istimewa)

Sementara itu, pimpinan LPPM UM Metro yang juga Wakil Rektor bidang Akademik Agus Sujarwanta menambahkan, mahasiswa yang mengikuti program KKN PPM harus memiliki konsep yang terukur.

“Modal dasar akademik itu wajib bagi mahasiswa. Karena hal itu berkaitan dengan konsep, bagaimana nanti program yang disusun dapat diterapkan dan berjalan dengan baik. Tentu hal ini membutuhkan desain yang baik pula. Saya berharap, sebelum adik-adik nanti terjun ke lokasi, konsepnya sudah jadi,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa mahasiswa yang berhasil terlibat dalam program KKN-PPM ini adalah sebuah keberuntungan.

“KKN-PPM ini merupakan hasil dari kreativitas dosen UM Metro, ia tidak terbentuk karena menjadi program tahunan UM Metro, melainkan atas usulan dosen UM Metro. Sehingga adik-adik yang bisa bergabung di program ini agar dapat memanfaatkan dengan bijak, baik untuk belajar maupun untuk menerapkan ilmu yang didapat,” tukasnya. (*)

Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved