Liga 1 2019
Jadwal Liga 1 2019 Persipura vs Perseru Badak Lampung, Lini Belakang Laskar Saburai Harus Berbenah!
Jadwal Liga 1 2019 Persipura vs Perseru Badak Lampung, Lini Belakang Laskar Saburai Harus Berbenah!
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Teguh Prasetyo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Perseru Badak Lampung FC telah tuntas melakoni tiga laga kandang perdana dalam lanjutan Liga 1 2019.
Merujuk jadwal Liga 1 2019, pertandingan selanjutnya, Laskar Saburai akan menantang Persipura Jayapura pada 9 Juli 2019 di Stadion Mandala, Jayapura mulai pukul 13.30 WIB.
Dari tiga laga kandang yang sudah dilakoni, skuat Laskar Saburai masih belum mampu memaksimalkannya untuk bisa mendongkrak peringkat di klasemen sementara.
Total, Kunihiro Yamashita dkk hanya mampu meraih satu poin dari tiga laga kandang tersebut.
Lemahnya pertahanan Perseru Badak Lampung FC juga patut mendapat perhatian serius.
Dari tiga laga kandangnya tersebut, total gawang Daryono harus kebobolan sebanyak tujuh gol.
Saat ini, skuat Perseru Badak Lampung FC menjadi tim yang mengalami kebobolan cukup tinggi.
Dari total tujuh laga yang sudah dimainkan, anak asuh Jan Saragih sudah mengalami kebobolan hingga 15 gol.
• Hasil Liga 1 2019 - Perseru Badak Lampung vs Barito Putera Berakhir 3-3
• Tahan Imbang Perseru Badak Lampung, Begini Kata Pelatih Barito Putera
Saat ini, Perseru Badak Lampung FC mengantongi poin tujuh dan berada di posisi ke-10 klasemen sementara, dengan tujuh kali main, dua kali menang, satu kali seri, dan kalah empat kali.
Sementara tim terbanyak yang kemasukan gol adalah Persela Lamongan dengan 16 gol.
Tentu banyaknya gol yang diterima tersebut harus mendapat perhatian serius dari Jan Saragih dan tim pelatih.
Menilik laga terakhir Perseru Badak Lampung FC melawan PS Barito Putera, yang berkesudahan 3-3, dua gol yang diciptakan Laskar Antasari, julukan Barito, berawal dari blunder yang dilakukan pemain belakang Perseru BLFC.
Gol pertama Barito Putera tercipta karena kesalahan kontrol bola yang dilakukan M Zainal Haq, hingga akhirnya striker Barito Samsul Arif membuat kiper Perseru BLFC Daryono memungut bola.
Sedangkan gol ketiga Barito juga tercipta karena Syahrul Mustofa salah mengantisipasi bola yang justru masuk ke dalam gawang Daryono.
Usai pertandingan tersebut pun Jan Saragih mengakui, jika lini pertahanannya masih menjadi perhatian serius tim pelatih.
"Pemain sering buat kesalahan sendiri hingga akhirnya fatal," ujar Jan usai pertandingan di Stadion Sumpah Pemuda, Way Halim, Bandar Lampung, Jumat 5 Juli 2019.
"Tapi, kami tak bisa menyalahkan saja, tentu akan kami perbaiki dan kami juga akan bermain lebih baik lagi," kata Jan seusai pertandingan.
Meski kembali kebobolan tiga gol, Jan Saragih mengatakan, lini pertahanannya sudah lebih baik dibanding saat laga melawan Bali United (juga kemasukan tiga gol).
Jan Saragih pun meminta beribu maafnya kepada masyarakat Lampung atas kegagalan meraih poin maksimal dalam laga tersebut, dan dua pertandingan kandang sebelumnya.
"Namun demikian, kami tetap mengapresiasi seluruh kinerja tim, saya mengerti ini masih belum maksimal," katanya.
Sedangkan pelatih Barito Putera, Yunan Ilham, mengapresiasi Pelatih Perseru Badak Lampung FC Jan Saragih dan seluruh pemain.
"Mereka (Perseru BLFC) punya spirit untuk bisa mengamankan tiga poin di kandang."
"Begitu juga kami punya keinginan untuk mencuri poin penuh," ujar Yunan.
Hasil 3-3 yang tercipta dari duel tersebut, dirasa Yunan cukup adil.
Disinggung mengenai gol pinalti untuk Badak Lampung, Yunan berkilah tidak melihat kejadian sebelumnya.
"Mungkin wasit lebih tahu."
"Mudah-mudahan kalau memang benar pinalti kami terima, tapi kalau tidak, ya mudah-mudahan itu bisa menjadi pelajaran buat kita semua termasuk wasit," jelas Yunan.
Jalannya Pertandingan
Pada awal pertandingan, Perseru Badak Lampung memang mencoba mengambil alih jalannya pertandingan.
Namun alih-alih mengungguli tamunya sejak menit awal, justru Laskar Saburai tertinggal lebih dahulu pada menit ke-13 lewat gol Samsul Arif.
Berawal dari kesalahan kontrol pemain belakang Badak Lampung FC Zainul Haq, bola coba direbut Paulo Sitanggang.
Meski Paulo Sitanggang tak berhasil merebut bola, Samsul Arif yang datang dari belakang dengan cepat merebut bola dan membawanya ke depan gawang.
Satu lawan satu dengan Daryono, Samsul Arif pun dengan tenang menjebloskan bola di sisi kiri gawang, 1-0 untuk Barito.
Posisi tertinggal, skuat Jan Saragih mencoba tampil lebih menyerang.
Memasuki menit ke-35, gol yang ditunggu-tunggu publik Lampung, yang memadati Stadion Sumpah Pemuda akhirnya tercipta.
Adalah Francisco Torres yang berhasil menyamakan kedudukan.
Berawal dari akselerasi yang diciptakan Fernandinho dari sisi kanan pertahanan Barito Putera.
Torres yang menerima bola mampu memanfaatkan umpan tersebut menjadi gol, lewat sepakan keras dari luar kotak pinalti.
Gol Torres itu pun menjadi yang perdana dalam laga kandang Laskar Saburai setelah dalam dua laga kandang sebelumnya melawan PSIS Semarang dan Bali United, TA Mushafry dkk tak mampu menciptakan gol.
Seusai mencetak gol, Torres pun melakukan selebrasi dengan berlari sembari melepas jerseynya.
Pemain berpaspor Brasil tersebut harus menerima ganjaran kartu kuning dari wasit atas selebrasinya tersebut.

Semakin percaya diri, empat menit berselang, kembali Laskar Saburai menciptakan gol untuk membalikan keadaan.
Kali ini, si pemberi umpan untuk Torres di gol pertama, Fernandinho, yang mencatatkan namanya di papan skor.
Memanfaatkan umpan matang TA Mushafry, Fernandinho dengan mudah menceploskan bola ke gawang Barito Putera, skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Sayang, di masa injury time babak pertama, Samsul Arif kembali harus membuat Daryono memungut bola dari gawangnya dengan sepakan keras dari dalam kotak pinalti.
Skor 2-2 menutup jalannya babak pertama.
Masuk babak kedua, tak ingin mengecewakan pendukungnya, Laskar Saburai kembali lebih agresif dengan melancarkan serangan-serangan ke jantung pertahanan Barito.
Asik menyerang, justru Laskar Saburai kembali tertinggal setelah di menit 51, bek kiri Perseru BLFC, Syahrul Mustofa salah mengantisipasi umpan silang yang dilepaskan Samsul Arif.
Bola yang datang ke arah Mustofa, coba untuk disepak keluar menjauhi gawang.
Namun, kekurangtenangan Mustofa justru berbuah fatal.
Karena bola malah masuk ke dalam gawang Daryono, skor 3-2 untuk tim tamu.
Tertinggal satu gol dan tak ingin malu di depan pendukung sendiri, Jan Saragih langsung melakukan dua pergantian sekaligus.
Jefri Kurniawan masuk menggantikan Abdul Rahman Lestaluhu dan Johan menggantikan TA Mushafry.
Masuknya dua pemain baru tersebut menambah daya gedor Laskar Saburai.
Sampai akhirnya Torres menjadi penyelamat muka Laskar Saburai dari kekalahan.
Menit ke-68 Laskar Saburai mendapatkan hadiah pinalti setelah salah seorang pemainnya dijatuhkan di dalam kotak pinalti Barito.
Tak ada ampun, wasit pun menunjuk titik putih.

Torres yang menjadi algojo sukses menipu kiper Barito Adhitya Harlan, hingga akhirnya menyamakan kedudukan.
Skor 3-3 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
(Tribunlampung.co.id/Noval Andriansyah)