Pasukan Kopassus Diserbu Anjing-anjing Penjaga, Duel dengan Pemiliknya hingga Maut Datang

Pasukan Kopassus Diserbu Anjing-anjing Penjaga, Duel dengan Pemiliknya hingga Maut Datang

Pasukan Kopassus Diserbu Anjing-anjing Penjaga, Duel dengan Pemiliknya hingga Maut Datang
kolase Tribun Jambi dan militermeter.com
Pasukan Kopassus Diserbu Anjing-anjing Penjaga, Duel dengan Pemiliknya hingga Maut Datang 

Pasukan Kopassus Diserbu Anjing-anjing Penjaga, Duel dengan Pemiliknya hingga Maut Datang

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) adalah komponen penting dalam tubuh TNI AD. Boleh dikatakan, Kopassus juga dianggap sebagai satu di antara kekuatan militer yang disegani di dunia.

Sejumlah misi pun pernah diselesaikan Kopassus dengan sukses.

Dalam misi tersebut, sempat terjadi duel maut antara pimpinan tim halilintar Kopassus, Kapten Hendropriyono melawan petinggi PGRS/Paraku yang bernama Ah San

Dilansir dari buku berjudul 'Operasi Sandi Yudha Menumpas Gerakan Klandestin' yang diterbitkan Penerbit Buku Kompas tahun 2013, info soal Ah San akhirnya bocor melalui istrinya yang berkhianat, Tee Siat Moy.

Wanita Jadi Perias Mantan yang Nikahi Wanita Lain, Dulu Pacaran 5 Tahun Putus karena Pacar Selingkuh

Siswi Diperkosa Sepupu Gara-gara Dapat Nilai Ujian Lebih Bagus, Videonya Disebar di WhatsApp (WA)

Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Jasad Thoriq Pendaki Gunung Piramid di Bondowoso Ditemukan

Rumah Kopaska Didatangi 3 Orang Tengah Malam hingga Pemiliknya Keluar. Satu Orang Langsung Terkapar

Siat Moy mau membantu Kopassus dengan syarat Ah San tak dibunuh.

Maka, Hendro pun memimpin 11 prajurit Halilintar Prayudha Kopasandha (kini Kopassus) untuk meringkus Ah San hidup-hidup.

Mereka tidak membawa senjata api, hanya pisau komando sebagai senjata.

Hanya Hendro yang membawa pistol untuk berjaga-jaga.

Setiap personel dilengkapi dengan handy talky (HT).

Pada 3 Desember 1973 pukul 16.00, tim mulai merayap ke sasaran yang jauhnya sekitar 4,5 km melewati hutan rimba yang lebat.

Kecepatan merayap pun ditentukan.

Kode hijau artinya merayap 10 meter per menit, kode kuning berarti lima meter per menit.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved