Tribun Metro

Dongkrak PAD 2019, Pemkot Diminta Optimalkan e-Parking

Fraksi PKS dan Fraksi PAN DPRD Kota Metro meminta perlu adanya peningkatan kualitas sistem pengendalian dalam sektor penerimaan Pendapatan

Dongkrak PAD 2019, Pemkot Diminta Optimalkan e-Parking
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Yulianto, Sekretaris Komisi II DPRD Metro 

Dongkrak PAD 2019, Pemkot Diminta Optimalkan e-Parking

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Fraksi PKS dan Fraksi PAN DPRD Kota Metro meminta perlu adanya peningkatan kualitas sistem pengendalian dalam sektor penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Fraksi PKS Yulianto mengatakan, pada 2018 terjadi penurunan perolehan pendapatan. Karenanya untuk dapat mengantisipasi munculnya potensi penerimaan PAD tidak secara maksimal diperlukan upaya.

Dinas Perdagangan Lampung Utara Bidik Target PAD 2019 Rp 890 Juta

"Kita minta ada inovasi dan kreatifitas dari SKPD dalam menggali dan merealisasikan target PAD. Apalagi kalau bakal tahu ada potensi berkurang karena ada kebijakan baru. Harusnya sudah ada strategi dan perencanaan," imbuhnya, Minggu (7/6).

Menurutnya, PAD Kota Metro masih terbilang kecil. Ini dikarenakan masih belum tergalinya potensi-potensi daerah untuk menghasilkan kontribusi. Salah satunya penerapan e-Parking yang banyak belum terealisasi meski telah lama dianggarkan dan direncanakan.

Pihaknya juga menilai perlu peningkatan pengawasan di lapangan agar potensi-potensi PAD dapat digali secara maksimal. Untuk itu diperlukan strategi yang efektif, baik dari sektor pengawasan, perencanaan, dan penggalian potensi.

PAD Lampung Tengah hingga Maret Tahun Ini Sudah Capai Rp 11 Miliar

"Kami meminta ini menjadi perhatian wali kota. Karena dengan tingkat pertumbuhan ekonomi Kota Metro sebesar 5,9 persen, yang merupkan pertumbuhan ekonomi cukup tinggi di Lampung, ternyata berbanding terbalik dengan PAD dari tahun sebelumnya," imbuhnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Fraksi PAN Wiwin Septiani yang menyoroti terjadinya penurunan signifikan terhadap PAD Kota Metro. Capaian atau realisasi PAD Tahun 2018 senilai Rp 132,2 miliar dari target sebesar Rp 140,2 miliar.

Wali Kota Metro Achmad Pairin beberapa waktu lalu menyampaikan penurunan realisasi PAD terjadi akibat dampak kebijakan yang telah diambil dari tahun sebelumnya.

"Pemkot akan mengevaluasi penetapan target PAD, pelaksanaan pemungutan, dan meningkatkan potensi pendapatan. Ada penurunan retribusi pada sektor pelayaan parkir tepi jalan umum, pengujian kendaraan bermotor, pemakaian kekayaan daerah, dan retribusi tempat khusus parkir," terangnya.

Hal tersebut, terus Pairin, dikarenakan adanya dampak kebijakan yang telah diambil sebelumnya, dari penataan kota dan penertiban badan jalan yang tidak boleh untuk lahan parkir, serta penataan kawasan terpadu pasar kopindo. (dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved