Universitas Lampung

Kisah Dosen Unila Sabet Emas Kejurnas Kurash, Jempol Terkilir Gara-gara Salah Teknik

Atlet Lampung membawa pulang satu medali emas dan satu perunggu dari Kejuaraan Nasional Kurash di GOR Bima Sakti, Pondok Gede.

Kisah Dosen Unila Sabet Emas Kejurnas Kurash, Jempol Terkilir Gara-gara Salah Teknik
Tribun Lampung/Bayu Saputra
Suwarli meraih medali emas dalam Kejurnas Kurash di GOR Bima Sakti, Pondok Gede, Jakarta, pada 29-30 Juni lalu. 

Kisah Dosen Unila Sabet Emas Kejurnas Kurash, Jempol Terkilir Gara-gara Salah Teknik

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Atlet Lampung membawa pulang satu medali emas dan satu perunggu dari Kejuaraan Nasional Kurash di GOR Bima Sakti, Pondok Gede, Jakarta, 29-30 Juni 2019.

Lima dari total 12 atlet Lampung yang terjun ke ajang gelaran Pengurus Besar Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) itu sukses mempersembahkan prestasi bagi Bumi Ruwa Jurai.

Satu di antaranya Suwarli yang menyabet medali emas dan perunggu.

Suwarli turun di kelas 90+ kilogram dalam Kejurnas Kurash tersebut.

Kurash adalah olahraga beladiri mirip judo dan gulat.

Bela diri asal Uzbekistan ini menggunakan teknik bantingan atas atau mengait baju.

Selain Suwarli yang meraih medali emas dan perunggu, empat atlet lainnya mendulang masing-masing medali perunggu.

Mereka adalah mahasiswa Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. Yakni Africo Ramadhani yang turun di kelas -73 kg, Joshua Kevin (-66 kg), Noviana (-70 kg), dan Nurjanah (-63 kg).

Suwarli sendiri adalah dosen Penjaskes FKIP Unila.

Halaman
123
Penulis: Bayu Saputra
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved