Mantan Kades Sandera Sopir Truk

Komentar Kapolres Lampung Utara soal Kasus Eks Kades Sandera Sopir Truk

Kapolres Lampung Utara Ajun Komisaris Besar Budiman Sulaksono mengatakan, ZA merupakan pelaku percobaan pemerasan.

Komentar Kapolres Lampung Utara soal Kasus Eks Kades Sandera Sopir Truk
Tribun Lampung/Anung Bayuardi
Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono (tengah) 

Begini Kata Kapolres Lampung Utara soal Kasus Eks Kades Sandera Sopir Truk

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Peristiwa penyanderaan sopir dan kernet truk terjadi di Desa Hanakau Jaya, Kecamatan Sungkai Utara, Lampung Utara.

Pelaku penyanderaan adalah ZA yang merupakan mantan kepala desa.

Kapolres Lampung Utara Ajun Komisaris Besar Budiman Sulaksono mengatakan, ZA merupakan pelaku percobaan pemerasan.

Tetapi, hal itu belum terjadi.

"Kami sudah amankan pelakunya. Korban sudah diminta keterangan," ujarnya, Minggu, 7 Juli 2019.

Sementara menurut Yusdianto, pengamat hukum Unila, tindakan ZA tersebut bisa dikategorikan pungutan liar.

Yusdianto meminta polisi dapat memproses kasus ini. 

"Pelaku pungutan liar dapat dikenakan hukuman maksimal yang dapat membuat jera, sehingga tidak mengulangi kembali," kata Yusdianto, Minggu, 7 Juli 2019.

Kemudian, kata Yusdianto, polisi harus menertibkan pelaku pungli lainnya di jalan raya.

10 Fakta Eks Kades Sandera Truk di Lampung, Minta Tebusan Rp 10 Juta hingga Sopir Tak Makan 2 Hari

Mantan Kades Sandera Truk di Lampung Utara, Polisi Sebut Pelaku Minta Uang Tebusan Rp 10 Juta

Halaman
1234
Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved