Mantan Kades Sandera Sopir Truk

Komentar Kapolres Lampung Utara soal Kasus Eks Kades Sandera Sopir Truk

Kapolres Lampung Utara Ajun Komisaris Besar Budiman Sulaksono mengatakan, ZA merupakan pelaku percobaan pemerasan.

Komentar Kapolres Lampung Utara soal Kasus Eks Kades Sandera Sopir Truk
Tribun Lampung/Anung Bayuardi
Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono (tengah) 

Kasatreskrim Polres Lampung Utara AKP M Hendrik mengungkap fakta baru kasus mantan kades sandera truk.

Menurut Hendrik, pihaknya melakukan upaya pembebasan sopir dan kernet serta truk setelah mendapat laporan dari pemilik kendaraan.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa mantan kades berinisial ZA meminta uang tebusan kepada pemilik kendaraan.

ZA baru akan membebaskan truk yang disandera jika mendapat uang tebusan sebesar Rp 10 juta.

“Oknum ZA meminta uang Rp 10 juta, dan diantarkan ke rumah Z.A,” kata Hendrik, Minggu.

Hendrik mengungkapkan, kejadian bermula pada Kamis, 4 Juli 2019 sekitar pukul 07.00 WIB.

Saat itu, sopir dan kernet ditugaskan PT Purnama Bohler Technologi untuk mengangkut besi panjang.

Muatan dibawa dari Bandar Lampung menuju PT PSMI di Way Kanan.

Besi panjang diangkut menggunakan Fuso warna merah dengan nomor polisi BE 8242 CI.

Pada Jumat, 5 Juli 2019 sekitar pukul 04.00 WIB, truk melintasi Jalan Pakuan Ratu, Desa Hanakau Jaya, Sungkai Utara, Lampung Utara.

Halaman
1234
Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved