Tribun Tulangbawang

TMMD Ke-105 Diharapkan Dongkrak Kemajuan 3 Kampung

Kondisi Kampung Bedarou Indah dan dua kampung yang berdekatan adalah kampung- kampung yang mata pencaharian masyarakatnya

TMMD Ke-105 Diharapkan Dongkrak Kemajuan 3 Kampung
TRIBUN LAMPUNG/ENDRA ZULKARNAIN
DONGKRAK KEMAJUAN - Program TMMD Ke-105 yang dijalankan Kodim 0426 Tuba menjadi harapan warga tiga kampung di Menggala untuk mendongkrak kemajuan wilayah mereka. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Kondisi Kampung Bedarou Indah dan dua kampung yang berdekatan adalah kampung- kampung yang mata pencaharian masyarakatnya sebagian besar adalah buruh tani.

Pada tahun 2019 ini, Kampung Bedarou Indah menjadi sasaran program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 10 Kodim 0426 Tulangbawang.

Winarti Support TMMD Ke-105 di Tulangbawang

Karenanya, masyarakat Kampung Bedarou Indah dan sekitarnya menggantungkan harapan agar TMMD ke-105 yang menyasar wilayah Tulangbawang dapat ikut mendongkrak kemajuan wilayah mereka.

"Kami berharap TMMD ini bisa mewujudkan asa kami supaya kampung kami dapat terbangun dari keterpurukan. Mudah-mudahan ini (TMMD) menjadi titik awal untuk memajukan kampung kami," ungkap Rudi, tokoh masyarakat Bedarou Indah di sela-sela gotong royong mendirikan banner untuk pembukaan TMMD ke-105 di lapangan Kampung Bedarou Indah, Minggu (7/7).

Dia juga berharap TMMD yang menyasar Kampung Bedarou Indah bisa menjadi perhatian banyak para pemimpin yang melihat kondisi masyarakat di sana.

Sehingga bisa mencarikan solusi untuk masyarakat kampung bedarou indah supaya bisa maju seperti Kampung- kampung lain.

Tim Wasef Kodam II/Sriwijaya Kunjungi Lokasi TMMD di Way Kanan

Selama ini, Rudi mengatakan, masyarakat Kampung Bedarou Indah, Sungai Luar dan Kibang Pacing, hanya dapat bercocok tanam di lahan miliknya ( tanah nyampah) pada musim kemarau.

Sementara, saat musim penghujan lahan garapan tidak bisa digunakan bercocok tanam lantaran terendam air akibat luapan air sungai

"Waktu untuk menggarap lahan kami hanya berkisar tiga sampai empat bulan, selebihnya untuk memenuhi kebutuhan hidup kamibmerantau ketempat lain, karena lahan garapan tidak bisa digunakan bercocok tanam saat musim hujan," ucap Rudi.

Karenanya, masyarakat di sana punya harapan dengan adanya TMMD ke-105 bisa membuka akses untuk kemajuan daerah mereka.

"Syukur-syukur ada orang yang memiliki modal besar mau membuka usaha disini, sehingga masyarakat bisa bekerja di wilayahnya sendiri, dan tentunya Kampung akan menjadi maju," pungkas Rudi. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved