Tribun Pringsewu

Terbukti Markup Dana Desa Tapi Tak Dapat Sanksi, Warga Demo Kepala Pekon di Pringsewu Diberhentikan

Kepala pekon/desa terbukti mark up Dana Desa, sejumlah warga di Kabupaten Pringsewu beramai-ramai mendatangi Pemkab Pringsewu melakukan aksi damai.

Terbukti Markup Dana Desa Tapi Tak Dapat Sanksi, Warga Demo Kepala Pekon di Pringsewu Diberhentikan
TribunLampung/Robertus Didik
Warga demo minta berhentikan kepala desa yang terbukti markup dana desa karena tidak diproses hukum. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kepala pekon/desa terbukti mark up Dana Desa, sejumlah warga di Kabupaten Pringsewu beramai-ramai mendatangi Pemkab Pringsewu melakukan aksi damai, Senin (8/7/2019).

Mereka meminta kepala desanya diberhentikan dari jabatannya.

Adapun desanya adalah Desa/Pekon Sukaratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu.

"Kami tidak mau dipimpin kepala desa yang seperti itu (terindikasi melakukan praktik korupsi)," ungkap Koordinator Aksi Warga Desa Sukaratu Edwin, Senin.

Dia mengungkapkan, bahwa terkait perkara dugaan korupsi tersebut telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu, pada 31 Mei 2018.

Kejari telah melakukan penyelidikkan dan berhasil mendapati kerugian negara sekitar Rp 200 juta.

Namun, tambah dia, Kejari dalam ekspose dengan tim Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) memberi toleransi waktu 10 hari buat pengembalian nilai kerugian tersebut.

Menurut kejari, tambah Edwin, dalam penanganan penyalahgunaan wewenang itu diatur dalam UU No 30 Tahun 2014.

8 Pekon Dapat Pembinaan Inspektorat Tanggamus, Tahun Depan Penyeleweng Dana Desa Langsung Ditindak!

Dimana penanganan penyelenggaraan negara harus berkoordinasi dengan APIP.

Halaman
123
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved