Universitas Lampung

Unila Siapkan 300 Unit Komputer untuk Ujian Masuk Kuliah Jalur PMPAP

Universitas Lampung akan menggelar Ujian Tertulis Berbasis Komputer pendaftaran kuliah jalur Penerimaan Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan (PMPAP).

Unila Siapkan 300 Unit Komputer untuk Ujian Masuk Kuliah Jalur PMPAP
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Humas PMPAP Unila M Komarudin 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Universitas Lampung akan menggelar Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) pendaftaran kuliah jalur Penerimaan Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan (PMPAP). Ujian akan berlangsung pada Selasa (9/7/2019).

M Komarudin dari Hubungan Masyarakat Badan Pengelola Penerimaan Mahasiswa Baru Unila menjelaskan panitia telah menutup pendaftaran PMPAP Unila khusus warga tidak mampu. Selanjutnya, panitia akan melaksanakan UTBK untuk para pendaftar.

"Kami menjadwalkan UTBK pada 9 Juli. Tapi sebelumnya panitia memverifikasi data, apakah yang bersangkutan (peserta) mendaftar dobel atau tidak," katanya, Minggu (7/7/2019).

Untuk kebutuhan UTBK PMPAP, panitia menyiapkan komputer sekitar 300 unit. UTBK akan berlangsung dalam tiga sesi. Setelah itu, para peserta akan menjalani wawancara dengan panitia.

Berdasarkan data panitia, ada 1.000 lebih calon mahasiswa-mahasiswi yang mendaftar pada jalur PMPAP. Mereka akan memperebutkan hanya 200 kursi. Dari keseluruhan pendaftar, panitia mencatat 1.447 orang bakal gagal dengan hanya ada kuota 200 kursi.

"Yang pasti, kriteria calon mahasiswa-mahasiswi jalur PMPAP ini adalah mereka yang masuk kategori dari keluarga miskin. Ini khusus untuk masyarakat Lampung," ujar Komarudin.

Jika lolos serangkaian tes, mahasiswa-mahasiswi jalur PMPAP akan berkuliah secara gratis. Namun dengan syarat, mereka harus bisa menyelesaikan kuliah dalam waktu empat tahun atau delapan semester.

"Biaya pendidikannya gratis selama empat tahun. Sementara biaya hidup, tanggung sendiri. Kalau penerima beasiswa PMPAP kuliah melebihi dari target itu (empat tahun atau delapan semester), maka yang bersangkutan harus membayar sendiri biaya pendidikan berikutnya (tahun atau semester berikutnya)," jelas Komarudin. 

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved