Tribun Metro

Belajar di YouTube, Tersangka Ganjal ATM Asal Lamtim Diringkus

Polres Kota Metro membekuk seorang pelaku pengganjal ATM (trap card). Tersangka adalah YN (35), warga Dusun Kota Raman, Raman Utara, Lampung Timur.

Belajar di YouTube, Tersangka Ganjal ATM Asal Lamtim Diringkus
Tribunlampung/Wakos
ILUSTRASI - barang bukti ganjal atm

Belajar di YouTube, Tersangka Ganjal ATM Asal Lamtim Diringkus

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Polres Kota Metro membekuk seorang pelaku pengganjal ATM (trap card). Tersangka adalah YN (35), warga Dusun Kota Raman, Raman Utara, Lampung Timur. Tersangka diketahui telah empat kali menjalankan aksinya di Bumi Sai Wawai.

Kepala Polres Kota Metro Ajun Komisaris Besar Ganda MH Saragih mengatakan, aksi pelaku telah berlangsung lama. Dalam setiap aksinya, YN dibantu oleh dua rekannya yang hingga kini masih buron.

Polres Metro Tangkap Satu Pelaku Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Ngaku Belajar dari Youtube

Dijelaskannya, modus yang digunakan adalah dengan cara mengganjal mulut mesin ATM menggunakan tusuk gigi. Selanjutnya tersangka menunggu korban menggunakan ATM sambil mengamati.

"Nah, ketika korban kesulitan mengambil ATM, mereka menawarkan bantuan untuk mengambil kartu ATM dengan meminta PIN. Lalu pelaku menukar kartu ATM milik korban dengan kartu ATM yang telah disiapkan. Selanjutnya setelah mengetahui PIN mereka menguras uang korban," bebernya, Selasa (9/7).

Ganda memaparkan, komplotan YN beroperasi lintas provinsi. "Pelaku sudah sering melakukan aksinya, bahkan lintas provinsi. Di Metro itu di Ganjar Agung dan Simpang Kampus. Nah, dari pengakuannya dia belajar ganjal ATM itu sejak lihat tayangan YouTube," beber Kapolres.

Tekab 308 Gulung Komplotan Ganjal ATM di Pringsewu

Dari catatan Tribun Lampung, modus ganjal ATM selama tahun 2019 telah terbongkar dua kali. Sebelumnya Polres Metro mengamankan pelaku AB (23), warga Rokan Ulu, Riau, pada 24 Februari, setelah melakukan aksi di ATM BNI Jalan Paria, Iringmulyo, Metro Timur kepada korban EV, warga Batanghari Nuban, Lampung Timur.

Modus trap card sebelumnya juga serupa dengan kasus terbaru. Para pelaku memiliki peran masing-masing. Ada yang mengganjal tempat kartu, ada yang membantu dengan menukar ATM, dan ada yang mengantre untuk menahan orang masuk ATM.

Tersangka YN mengakui jika ilmu Trap Card didapatnya melalui YouTube. Pria yang hanya lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengaku tusuk gigi yang terpasang tak kasat mata.

"Iya belajar, waktu itu di Bekasi. Cara tusuk gigi, ganjal ATM, semuanya itu ada di YouTube. Kalau orang biasa tidak bakal bisa melihat benda itu (tusuk gigi). Jadi enggak bakal ketahuan lah. Kita punya peran masing-masing," bebernya.

YN menambahkan, semua jenis kartu ATM bisa diganjal. Adapun tusuk gigi yang digunakan terlebih dahulu telah diwarnai hitam untuk menyerupai mulut mesin anjungan. Sehingga calon korban tidak merasa ada yang aneh.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved