Tribun Lampung Tengah

Dua Pria Ditangkap Polisi Saat Hendak Pesta Sabu di Rumah

Dua orang ditangkap Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Lampung Tengah, saat hendak berpesta sabu di sebuah rumah di Kelurahan Terbanggi Agung

Dua Pria Ditangkap Polisi Saat Hendak Pesta Sabu di Rumah
Tribunlampung.co.id/Syamsir
Pelaku Andrean dan Yustinus serta barang bukti sabu dan alat hisapnya. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,GUNUNGSUGIH - Dua orang ditangkap Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Lampung Tengah, saat hendak berpesta sabu di sebuah rumah di Kelurahan Terbanggi Agung, Kecamatan Terbanggi Besar.

Polisi mengamankan satu paket kecil sabu dengan alat hisapnya. Barang haram itu diduga akan dipakai oleh dua pelakunya yakni Andrean (45), warga Kelurahan Terbanggi Agung dan Yustinus (32) warga Dusun Sideorejo, Kelurahan Terbanggi Agung.

Kepala Satres Narkoba Iptu Dailami mendampingi Kapolres AKBP I Made Rasma, Jumat (12/7/2019) mengatakan, keduanya diamankan, Rabu (10/7) lalu.

"Kita mendapatkan insformasi warga, jika di rumah tersebut (milik pelaku Andrean) seringg digunakan untuk penyalahgunaan narkoba," ujar Iptu Dailami.

Dailami melanjutkan, setelah dilakukan pengintaian oleh petugas, kemudian sekitar pukul 11.30 WIB, Andrean dan Yustinus diketahui berada di dalam rumah tersebut.

"Kita langsung lakukan penyergapan dan penggeledahan kepada kedua orang pelaku yang saat itu duduk bersebelahan,"

"Saat digeledah di kantong celana depan Andrean didapati satu bungkus plastik bening kecil berisi serbuk kristal bening yang diduga kuat sabu," kata Dailami.

Sementara alat hisap berupa bong, pipet sedotan dan korek api didapati di dalam laci meja di ruangan para pelaku digerebek.

Keduanya lantas dibawa ke Mapolres Lamteng guna penyelidikan lebih lanjut.

Mereka dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dan 114 (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman 4 sampai 12 tahun penjara.

Pelaku Andrean mengakui jika barang bukti sabu merupakan miliknya yang ia dan Yustinus beli dari seseorang di ruas Jalinsum.

"Rencananya barang itu (sabu) akan kita pakai berdua. Sabu kita beli dari orang (tidak dikenal) seharga Rp 300 ribu, dan akan kita pakai," kata Andrean.

Yustinus menjelaskan, ia dan Andrean sudah beberapa bulan terakhir mengonsumsi sabu. Setiap membeli serbuk kristal haram itu selalu mereka konsumsi berdua.

(Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved