Tribun Bandar Lampung

Polisi Gulung 18 Tersangka, Amankan Benih Lobster Bernilai Rp 48,2 Miliar

Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster dalam jumlah fantastis.

Polisi Gulung 18 Tersangka, Amankan Benih Lobster Bernilai Rp 48,2 Miliar
TRIBUN LAMPUNG/DENI SAPUTRA
EKSPOSE KASUS LOBSTER-┬áKabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad (dua dari kanan) dan jajaran Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda menggelar ekspose kasus penggagalan pengiriman benih lobster, di Polda Lampung, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster dalam jumlah fantastis. Benih-benih lobster itu hendak dikirim ke Jambi melalui jalur darat.

Dari penggerebekan di dua tempat, total benih lobster yang diamankan sebanyak 366.650 ekor. Nilainya mencapai Rp 48,2 miliar!

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad mengungkapkan penggagalan pengiriman benih lobster ini bermula dari laporan kepolisian bernomor LP.A/966&967/VII/2019/LPG/SPKT, tertanggal 11 Juli 2019.

"Laporan tersebut ditindaklanjuti Ditreskrimsus Polda ke lokasi penampungan dan pengemasan benih lobster pada Kamis (11/7/2019) kemarin," katanya dalam ekspose kasus di Polda Lampung, Jumat (12/7/2019).

Tim Ditreskrimsus Polda mendatangi dua lokasi di Bandar Lampung. Pertama di Kampung Sawah Raya, Bakung, Telukbetung Barat. Kedua, di Perumahan Nila Kandi, Bumi Waras.

"Di Bakung, barang bukti yang disita, yakni 27.100 benih lobster ukuran 1 cm dan 279.550 benih lobster pasir ukuran 0,9 cm. Di Perumahan Nila Kandi, 70 ribu benih lobster mutiara," jelas Pandra. "Jadi totalnya 366.650 benih lobster mutiara dan pasir dengan nilai total Rp 48,2 miliar," imbuhnya.

Dalam penggerebekan itu, tim menciduk total 18 orang. Semuanya ditetapkan sebagai tersangka.

"Semuanya pekerja pengemasan dan pengepakan lobster," ujar Pandra.

Dari 18 tersangka, 10 orang di antaranya diamankan di Bakung. Masing-masing berinisial AR, AS, AN, AH, ASS, AHS, MK, SM, SW, dan ZS.

Delapan tersangka lainnya diamankan di Perumahan Nila Kandi, yaitu AT, ID, LB, LR, R, UJ, JF, dan KD.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved