Tribun Lampung Selatan

Diduga Karena Korsleting Listrik, Ponpes Ushuludin Penengahan Terbakar

Tiga bangunan di pondok pesantren Ushuludin desa Blambangan Kecamatan Penengahan terbakar pada Jumat (12/7) malam sekitar pukul 23.30 wib.

Diduga Karena Korsleting Listrik, Ponpes Ushuludin Penengahan Terbakar
Dok Polsek Penengahan
Kebakaran di Ponpes Ushuludin Blambangan kecamatan Penengahan pada Jumat (12/7) malam. 

Laporan Wartawan Tribunlampung Dedi sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Tiga bangunan di pondok pesantren Ushuludin desa Blambangan Kecamatan Penengahan terbakar pada Jumat (12/7) malam sekitar pukul 23.30 wib.

Tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun kerugian dari kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

Menurut KH Rafiquddin pengasuh/pimpinan ponpes Ushuludin Blambangan, dari penuturan salah seorang staf pengajar/ustadz api diduga betasal dari ruang dapur umum. Kemudian merambat ke ruang lainnya yang berdekatan dengan ruang dapur.

Bangunan yang terbakar ini sebagian bangunannya terbuat dari bahan kayu. Sehingga api dengan cepat menjalar.

Plt Bupati Lamsel Nanang Akan Berangkat ke Tanah Suci Bersama Istri 18 Juli 2019

Api dapat dipadamkan pada sekitar pukul 00.30 wib setelah 3 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Lampung Selatan untuk madamkan api.

"Warga dan santri juga ikut membantu memadamkan api secara bersama-sama," terang KH. Rafiquddin, Sabtu (13/7).

Ruang yang habis terbakar yakni ruang UKM Konveksi, kemudian ruang dapur umum dan kamar mandi, lalu ruang mess ustadz berikut mesin jahit, bahan kain, perabotan dapur dan berbagai barang yang ada di tiga ruangan.

Diduga peristiwa kebakaran ini dipicu oleh korsleting arus listrik di ruang dapur. Kejadian ini sempat membuat para santri dan warga sekitar khawatir.

"Syukur Alhamdulillah tidak ada korban dalam peristiwa ini. Para ustadz yang ada di mess sudah keluar saat api mulai merambat dari dapur," terang KH. Rafiquddin.

(Tribunlampung.co.id/dedi sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved