Siswa SMP Menikahi Siswi SD Baru Lulus di Muba, Mengaku Sama-sama Cinta hingga Jadi Sorotan

Siswa SMP Menikahi Siswi SD Baru Lulus di Muba, Mengaku Sama-sama Cinta hingga Jadi Sorotan

Siswa SMP Menikahi Siswi SD Baru Lulus di Muba, Mengaku Sama-sama Cinta hingga Jadi Sorotan
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Siswa SMP Menikahi Siswi SD Baru Lulus di Muba, Mengaku Sama-sama Cinta hingga Jadi Sorotan. Pernikahan dua bocah dibawah umur viral, terjadi di Kelurahan Ngulak Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). 

Siswa SMP Menikahi Siswi SD Baru Lulus di Muba, Mengaku Sama-sama Cinta hingga Jadi Sorotan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pernikahan anak yang terjadi antara pelajar pria berusia 14  tahun yang duduk di bangku SMP dengan siswi yang baru lulus SD di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan viral di media sosial.

Pernikahan cilik antara dua pelajar yang masih belia yang terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendadak viral, pasalnya video pernikahan dua pelajar yang masih berumur 14 tahun tersebut tersebar di media sosial.

Pernikahan cilik yang terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tepatnya di Kelurahan Ngulak, Kecamatan Sanga Desa ini cukup menggemparkan kalangan pecinta media sosial.

Sripoku.com, mencoba mencari kebenaran video pernikahan cilik yang mendadak viral.

Lurah Ngulak Rusmin membenarkan bahwa memang benar ada pernilahan cilik antara dua remaja pelajar yang masih berumur 14 tahun.

Keluarga Sudah Lama Tahu Hubungan Terlarang Kakak dan Adik Bungsu, Malah Lakukan Ini Saat Ditegur

Viral Video Dua Istri Kepala Desa Saling Serang di Tengah Jalan, Suami sampai Kerepotan Memisahkan

Kisah Pernikahan Dini di Jawa Timur, Sudah Nikah Siri di Usia 6 Tahun, Usia 13 Tahun Jadi Janda

"Benar, kemarin pernikahannya, cuma mereka tidak melapor. Saya juga tahu dari media sosial," kata Rusmin, dilansir dari tribunsumsel,com.

Pernikahan keduannya menurut Rusmin tidak ada pemberitahuan secara resmi dari pihak keluarga, dirinya juga mengetahui setelah viral di media sosial.

Diketahui dua pengantin cilik itu sama-sama berusia 14 tahun, si pengantin perempuan baru tamat SD sedangkan pengantian pria sekolah SMP.

"Semuanya masih sekolah. Saya dan camat sudah ke lokasi. Mereka memang tidak ada paksaan orangtua, memang mau menikah," tambah Rusmin.

Halaman
123
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved