Tribun Lampung Utara

Kantor Instansi Pemda Lampung Utara Minim Ruang Laktasi

Beberapa satuan kerja perangkat daerah serta fasilitas umum di Kabupaten Lampung Utara tidak ada ruang menyusui (laktasi).

Kantor Instansi Pemda Lampung Utara Minim Ruang Laktasi
warta kota
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Beberapa satuan kerja perangkat daerah serta fasilitas umum di Kabupaten Lampung Utara tidak ada ruang menyusui (laktasi).

Bahkan, di kantor Pemkab setempat pun hingga saat ini belum ada ruang tersebut.

Wakil Bupati Lampung Utara Budi Utomo menyatakan, di kantor Pemda Lampung Utara belum ada ruang menyusui. “Belum ada ruang laktasi. Tapi ke depan akan kita adakan,” kata.

Berdasarkan pantauan Tribun, dinas yang sudah memiliki ruang laktasi diantaranya, dinas penananam modal dan perizinan terpadu satu pintu, dinas kependudukan dan catatan sipil, dinas koperasi dan UMKM.

Ruang laktasi di dinas penanaman modal sudah disediakan bilik untuk menyusui. Di sana tersedia satu bangku saja di bagian ruangan pelayanan.

Aster II Kodam Sriwijaya Tinjau TMMD di Lampung Utara

Di dinas koperasi dan UMKM, ruang laktasi berada di ruangan bendahara. Lokasinya di sekat, dan baru dibuat 2019.

“Ada kok ruang menyusui, tapi memang baru di buat tahun ini, dan tidak ada juga yang menggunakannya,” kata Dina Prawitarini, Kepala Dinas UMKM, Koperasi dan Perindustrian Lampung Utara, Senin (15/7/2019).

Ia menambahkan, di ruang tersebut hanya tersedia satu bangku, dipakai untuk ibu-ibu yang akan menyusui. Tapi tidak ada wastafel ataupun tisu.

Di pasar tradisional seperti Pasar Dekon, pasar pagi Kotabumi serta pasar Sentral Kotabumi belum memiliki ruang laktasi.

Pura-pura Mau Salat, Pria di Lampung Utara Ini Malah Curi Kotak Amal Masjid

Kepala Dinas perdagangan Kabupaten Lampung Utara Wan Hendri membenarkan di pasar tradisional di kabupaten setempat belum mempunyai ruang laktasi.

“Sampai sekarang belum ada. Ke depannya akan disiapkan sarana dan prasarana laktasi, karena kondisi pasar belum tertata rapi,” jelasnya. (*)

Penulis: anung bayuardi
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved