Tribun Tanggamus

Pemkab Tanggamus Sudah Cairkan Ongkos Transit Daerah Rp 955 Juta Bagi Calon Haji

Pemerintah Kabupaten Tanggamus telah memberikan Ongkos Transit Daerah (OTD) untuk pemberangkatan ibadah haji 1440 H.

Pemkab Tanggamus Sudah Cairkan Ongkos Transit Daerah Rp 955 Juta Bagi Calon Haji
Tribunlampung.co.id/Deni
Seorang anggota polri Rahmat S mendorong calon haji lanjut usia ( lansia) menggunakan kursi roda di Asrama haji Provinsi Lampung, Rajabasa, Kamis (11/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG -  Pemerintah Kabupaten Tanggamus telah memberikan Ongkos Transit Daerah (OTD) untuk pemberangkatan ibadah haji 1440 H.

Totalnya sebesar Rp 955 juta lebih untuk calon haji (calhaj) sebanyak 240 orang dan dua orang tim pendamping.

Arpin, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Pemkab Tanggamus mengatakan, OTD langsung diberikan setelah mendapatkan pengajuan dari Kementerian Agama kantor Tanggamus.

"Langsung kami berikan Badan Keuangan Daerah dan dananya langsung dicairkan ke kemenag," ujarnya, Senin (15/7/2019).

Arpin menyatakan, masing-masing calhaj menerima OTD Rp 2,4 juta. Besaran dana tersebut murni OTD ditambah biaya keperluan lainnya. Semisal, kegiatan upacara pelepasan calon jamaah haji.

Polisi Temukan Ratusan Meter Kulit Kabel Diduga Hasil Curian di Pantai Terbaya Tanggamus  

Ia menambahkan, pihak yang mengelola OTD adalah Kemenag sedangkan pemerintah daerah hanya menyerahkan dana. Alasannya, pemberangkatan haji seluruhnya ditangani Kemenag.

OTD adalah hibah pemerintah daerah guna membantu calhaj untuk biaya proses pemberangkatan dan pemulangan. Statusnya, bantuan yang sampai saat ini diwajibkan berdasarkan aturan ibadah haji.

Adanya OTD beban calhaj berkurang. Sebab biaya pemberangkatan ibadah haji (BPIH) hanya untuk ongkos pesawat dari Indonesia sampai ke Arab Saudi dan unik biaya keperluan di sana.

Musannip, Kasi Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama Tanggamus menjelaskan, OTD akan digunakan untuk menanggung biaya perjalanan darat dengan bus dari mulai Tanggamus ke Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung, dari Asrama Haji ke Bandar Udara Radin Intan II.

Selain itu, biaya pesawat ke Bandara Soekarno-Hatta.

“Itu untuk ongkos saat berangkat dan pulang. Sehingga calhaj tidak lagi mengeluarkan ongkos berangkat dan pulang yang lokasinya di dalam negeri,” jelasnya. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved