Terungkap dari Facebook, Pekerja Asuransi Palsukan Stempel Kepolisian Untuk Lakukan Hal Ini

Berawal dari iklan jual beli sepeda motor di salah satu laman Facebook, Polisi berhasil menangkan Am (28) diduga melakukan pemalsuan surat kehilangan.

Terungkap dari Facebook, Pekerja Asuransi Palsukan Stempel Kepolisian Untuk Lakukan Hal Ini
serambinews.com
Kapolsek Banda Sakti Iptu Arif Sukmo Wibowo bersama personelnya memperlihatkan barang bukti dari tersangka yang memalsukan surat kehilangan kepolisian dan memiliki stempel palsu Polsek Banda Sakti, Minggu (14/7/2019). SERAMBI/SAIFUL BAHRI (Serambi Indonesia/Saiful Bahri) 

Hal ini agar bisa diklaim ke asuransi tempat dia bekerja.

"Saat klaim dibayarkan oleh pihak asuransi, maka sepeda motor itu dijual tersangka dengan harga normal," ungkap Kapolsek.

Tak Dikirim ke Jakarta

Dari empat sepeda motor yang sempat dijual tersangka, baru dua yang sudah ada BPKB di tangan pembeli.

Yakni satu unit Vario 150 yang dijual dengan harga Rp 21 juta, sementara Scoopy dijual Rp 18 juta.

Kedua BPKB ini bisa dikuasai tersangka, jelas Kapolsek Banda Sakti, karena dia menipu perusahaannya.

Di mana, satu BPKB sudah hilang dan satu lagi belum diberikan kepada leasing.

"Proses penarikan BPKB dari leasing, saat pihak asuransi selesai membayar klaim. Leasing menyerahkan BPKB kepada tersangka karena pelaku merupakan perwakilan di Lhokseumawe. Seharusnya, BPKB wajib dikirim tersangka ke perusahaannya di Jakarta. Tapi, untuk BPKB kedua sepeda motor itu tak dikirim ke Jakarta dengan alasan sudah hilang dan belum diserahkan pihak leasing," papar Iptu Arif.

Sedangkan untuk dua sepeda motor lain yakni Beat dan satu unit Vario 150, BPKP-nya sudah dikirim Am ke Jakarta.

Sehingga tersangka hanya mengambil uang muka saja dari pembeli, karena kedua sepeda motor tersebut cuma dilengkapi STNK saja.

Halaman
1234
Penulis: Beni Yulianto
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved