Tribun Bandar Lampung
BPBD, TNI, Polri Bersihkan Puing Sisa Kebakaran Ponpes Salafiyah Al Hijrotul Munawaroh
Pascakebakaran yang meluluhlantakkan Pondok Pesantren Salafiyah Al Hijrotul Munawaroh Gunung Terang
Penulis: hanif mustafa | Editor: wakos reza gautama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pascakebakaran yang meluluhlantakkan Pondok Pesantren Salafiyah Al Hijrotul Munawaroh Gunung Terang, Langkapura, BPBD Bandar Lampung bersama TNI Polri dan masyarakat gotong royong bersihkan puing bangunan.
Pantauan Tribun Lampung, Selasa 16 Juli 2019, puluhan personel BPBD Bandar Lampung dan TNI Polri dibantu masyarakat mengumpulkan kerangka atap bangunan asrama Ponpes Salafiyah Al Hijrotul Munawaroh.
Setidaknya ada dua mobil diturunkan untuk mengangkut sisa-sisa bangunan yang sudah hangus untuk dibuang ke tempat akhir.
Kapolsek Tanjungkarang Barat, Kompol Hapran Rambang mengatakan setidaknya ada 30 personel polisi yang turun.
"Hari ini kami lakukan bantuan bersama TNI, BPBD dan masyarakat sekitar," ungkapnya.
"Dari polsek ada 30 personel dan Koramil ada 20 personel," imbuhnya.
Disinggung soal hasil penyebab kebakaran, Hapran mengaku saat ini masih dalam penyelidikan.
"Saat ini masih lidik, dalam proses," ujarnya.
• BREAKING NEWS - Ketua RT: Penyebab Kebakaran di Ponpes Salafiyah Diduga Akibat Korsleting Listrik
Namun untuk dugaan sementara, Hapran mengatakan karena adanya korsleting listik.
"Dugaan sementara korsleting listrik," tandasnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Al Hijrotul Munawaroh K.H. Suproni mengatakan meski asrama luluh lantak tak menghentikan proses belajar mengajar agama di ponpes.
"Pendidikan tetap jalan, santri sudah komitmen kalau memang mau nyari ilmu bagaimana pun keadaannya," ungkapnya.
Kata Suproni, saat ini para santri sementara waktu di tampung di rumah warga sekitar.
"Dan santri juga berkumpul di rumah induk," tandasnya.
Di lain pihak, Eva Dwiana Herman HN Caleg terpilih DPRD Provinsi Lampung mengapresiasi gotong royong yang dilakukan oleh masyarakat sekitar.
"Ini luar biasa, TNI Polri, ada BPBD juga dan masyarakat bahu membahu membersihkan puing kebakaran," ucapnya.
Eva pun mengaku kedatangannya kesini untuk melihat langsung dan memberi bantuan kepada para santri ponpes.
"Kalau Bapak (Herman) semalam sudah ke sini, insyallah untuk bangunan (asrama) akan cepat berdiri lagi," tandasnya.
(Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)