Tribun Way Kanan

Dipergoki Satpam Saat Bawa 7 Karung Getah Karet Hasil Curian, 3 Pencuri Kabur Tinggalkan Motornya

Polsek Pakuaratu berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor milik pelaku pencurian getah karet di areal perkebunan PT Budi Lampung Sejahtera (BIS)

Dipergoki Satpam Saat Bawa 7 Karung Getah Karet Hasil Curian, 3 Pencuri Kabur Tinggalkan Motornya
TribunLampung/Anung Bayuardi
Polsek Pakuanratu amaknkan tiga motor milik pencuri getah karet 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLAMBANGAN UMPU - Unit reskrim Polsek Pakuaratu berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor milik pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) di areal perkebunan PT Budi Lampung Sejahtera (BlS) Blok R Register 44, Kecamatan Pakuan Ratu, Way Kanan, Senin (15/07/19).

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui Kapolsek Pakuanratu IPTU Riffki Bashori menjelaskan, kronologis kejadian pada Kamis 11 juli 2019, sekitar pukul 15.00 WIB, saat petugas keamanan atau satpam PT BLS yang dipimpin Hendri Yadi bersama tiga rekannya melaksanakan patroli ke arah kebun karet blok R.

Berdasarkan informasi, areal tersebut sering kehilangan getah karet.

Polisi Kehutanan Amankan Mobil Pembawa Kayu Sonokeling dari Hutan Register 22, Sang Sopir Kabur!

Setibanya di lokasi, saat di jalan satpam yang berpatroli bertemu tiga orang menggunakan sepeda motor bermuatan karung yang dicurigai berisikan getah karet dari areal perkebunan PT BLS.

Lalu satpam yang bertugas memberhentikan ketiga orang laki-laki itu untuk memeriksa, namun ketiganya malah menjatuhkan kendaraan dan melarikan diri meninggalkan sepeda motor berikut tujuh karung warna putih yang berisikan getah karet curian.

"Satpam membawa barang bukti tujuh karung warna putih berisikan getah diduga hasil curian berikut tiga unit sepeda motor pelaku yang dibawa ke kantor dan melaporkan kejadian ke Polsek Pakuan Ratu," katanya, Selasa 16 Juli 2019.

"Saat ini, ketiga pelaku identitasnya sudah diketahui berinisial HR (30), YU (30), dan SP (27). Namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, jika terbukti pelaku akan diancam dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun," pungkasnya.

(tribunlampung.co.id/anung bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved