Tribun Lampung Utara

Lampung Utara Minim Ruang Laktasi, Ibu Beri ASI di Tempat Sepi

Ruangan atau fasilitas khusus ibu menyusui (laktasi) wajib tersedia di ruang publik atau fasilitas umum.

Lampung Utara Minim Ruang Laktasi, Ibu Beri ASI di Tempat Sepi
warta kota
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Ruangan atau fasilitas khusus ibu menyusui (laktasi) wajib tersedia di ruang publik atau fasilitas umum.

Itu merujuk Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 15 tahun 2013 tentang Tata Cara Penyediaan Fasilitas Khusus Menyusui dan atau memerah air susu ibu.

Di Kabupaten Lampung Utara, ruang laktasi minim tersedia di fasilitas umum. Kondisi itu membuat sejumlah ibu tidak nyaman menyusui anaknya di tempat umum.

 Warni (35) warga Sribasuki, Kecamatan Kotabumi mengatakan, ia harus mencari tempat sepi untuk memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada anaknya yang berusia satu tahun.

“Saya kalau nyusui di pasar gak pernah. Kalau anak sudah rewel saya buru-buru cari ruangan atau tempat yang sepi,” ujarnya saat ditemui di pasar Sentral Kotabumi, Selasa (16/7/2019).

Kantor Instansi Pemda Lampung Utara Minim Ruang Laktasi

Ia berharap, pemerintah setempat dapat menyediakan tempat menyusui bagi kaum ibu. Menurutnya, pemberian ASI kepada anak tidak dapat diperkirakan waktunya.

“Saat di pasar atau terminal, kalau anaknya sudah menangis, biasanya langsung tutup pakai kain,” ujar Warni.

Ningsih (40) warga Kecamatan Abung Kunang menambahkan, di pasar tradisional belum memiliki ruang untuk menyusui. “Saya kalau menyusui anak, kepala anak saya ditutup pakai baju saya,” jelasnya.

Terkait penyediaan ruang laktasi, Pemkab Lampung Utara akan menerapkan kebijakan itu 2020 mendatang.

Halaman
123
Penulis: anung bayuardi
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved