Tribun Lampung Selatan

Perhiptani Tawarkan 5 Program Perbaikan Sektor Pertanian

Untuk bisa terus meningkatkan sektor pertanian, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota perlu memiliki paket kebijakan bidang pertanian yang lengkap.

Perhiptani Tawarkan 5 Program Perbaikan Sektor Pertanian
Tribunlampung.co.id/Dedi
Perhiptani Tawarkan 5 Program Perbaikan Sektor Pertanian 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Tantangan sektor pertanian di Provinsi Lampung kedepan semakin berat dan beragam.

Untuk bisa terus meningkatkan sektor pertanian, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota perlu memiliki paket kebijakan bidang pertanian yang lengkap.

Hal ini diungkapkan oleh ketua Perhiptani (Perhimpunan Penyuluh Pertanian) Provinsi lampung, Sutono, Rabu (17/7).

Menurut mantan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung ini, Perhiptani provinsi pun saat ini terus melakukan diskusi terkait dengan pembangunan sektor pertanian. Karena sektor pertanian ini sangat penting dalam pembangunan di Lampung.

Sutono mengatakan, Perhiptani sendiri melihat ada persoalan dalam pembangunan sektor pertanian. Karenanya Perhiptani Lampung mendorong pemerintah pusat dan provinsi serta kabupaten/kota untuk fokus pada sektor pertanian.

“Salah satu problem pertanian di Lampung saat ini terkait dengan kondisi tanah lahan pertanian yang sudah kritis akibat penggunaan pupuk kimia dan bahan kimia lainnya. Perlu ada kebijakan khusus untuk memperbaiki kondisi ini,” kata Sutono yang didampingi sektetaris Perhiptai Provinsi Lampung Muverdi CH.

Selain kondisi lahan yang kritisi. Menurut Sutono, dalam 10 tahun terakhir produktivitas pertanian di Lampung juga terus menurun. Sebagai contoh, terangnya, produksi kopi di Lampung saat ini hanya 0,7 ton perhektar. Ini sangat jauh jika dibandingkan dengan Vietnam yang produktivitas kopinya mampu 2 ton perhektar.

Mantan Sekuriti Aniaya Anak Kandung Hingga Babak Belur, Tetangga Tak Berani Menolong

Dirinya pun mendukung apa yang disampaikan oleh gubernur Lampung pada saat hari Kopi beberapa waktu lalu yang menginginkan adanya peningkatan produktivitas kopi di Lampung untuk bisa mencapai 4 ton perhektar.

“Target ini bagus. Tetapi dengan kondisi saat ini dimana lahan kita sudah mulai kritis tentu, teknologi pertanian kita masih konvensional tentu sulit. Perlu ada teknologi baru, ada bibit yang lebih unggul serta pola tanam yang baru untuk bisa mewujudkan hal itu,” ujar Sutono.

Halaman
123
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved