Tribun Pringsewu

Tunggangi Motor Curian Seharga Rp 3 Juta, Pemuda 18 Tahun Asal Bulok Diamankan Polisi

Kedapatan menggunakan motor curian dengan cara membeli, YD (18) warga Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus, diamankan petugas Polsek Pringsewu Kota.

Tunggangi Motor Curian Seharga Rp 3 Juta, Pemuda 18 Tahun Asal Bulok Diamankan Polisi
TribunLampung/Robertus Didik
Tunggangi Motor Curian Seharga Rp 3 Juta, Pemuda 18 Tahun Diamankan Polisi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kedapatan menggunakan motor curian dengan cara membeli, YD (18) warga Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus, diamankan petugas Polsek Pringsewu Kota, Senin (15/7/19), pukul 17.30 WIB.

YD ditangkap karena membawa Honda Vario warna Hitam/Mette Black BE 6577 UN milik Sisilia Robiyanti (39), warga Pringkumpul Lk. 4 Rt. 005, Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu.

YD diamankan Unit Reskrim Polsek Pringsewu Kota di Jalan Raya, Dusun Mujisari, Pekon Ambarawa Barat, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.

Kepala Polsek Pringsewu Kota Kompol Eko Nugroho mengungkapkan, motor tersebut dilaporkan hilang pada 21 Mei 2019, sebagaimana Pelaporan Nomor : LP/159/V 2019/PLD LPG/RES TGMS/SEK SEWU KOTA tanggal 21 Mei 2019.

Atas kejadian hilangnya motor, tambah Eko, korban mengalami kerugian Rp 12 juta.

2 Tahun Buron, Residivis Curanmor Diciduk Polsek Seputih Raman

Atas laporan tersebut pihaknya melakukan penyidikan dan berhasil menemukan sepeda motor tersebut.

"Kunci kontak telah berganti dan nomor mesin telah dihapus, korban memastikan, sepeda motor itu miliknya dengan dikuatkan nomor rangka sesuai STNK dan remote control yang dikendalikan dari kunci asli masih berfungsi normal," ungkapnya.

Saat ini YD dan barang bukti sepeda motor Honda Vario BE 6577 UN, satu buah kunci kontak motor bukan asli dan satu buah kunci kontak motor asli yang terdapat remote diamankan di Polsek Pringsewu Kota guna proses penyidikan lebih lanjut.

YD pun bakal dijerat pasal 363 KUHP subsider pasal 480 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

Sementara itu, YD kepada polisi berdalih tidak melakukan pencurian.

Namun dia mengaku telah mendapatkan sepeda motor tersebut dengan cara membeli dari rekannya berinisial A. "Saya beli Rp 3 juta pak," ucapnya.

(tribunlampung.co.id/robertus didik)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved