Tribun Tulangbawang

Wisata Alam Berkonsep Resto Hadir di Banjar Agung Tulangbawang, Yuk ke Sini

Selain objek wisata alam dan budaya cakat raya di Kecamatan Menggala Timur kini hadir wisata alam berkonsep resto hadir di Tulangbawang.

Wisata Alam Berkonsep Resto Hadir di Banjar Agung Tulangbawang, Yuk ke Sini
Tribunlampung.co.id/Endra
Opening Ceremony Panorama Resort 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANJAR AGUNG - Satu lagi destinasi wisata alam hadir di Tulangbawang.

Selain objek wisata alam dan budaya cakat raya di Kecamatan Menggala Timur yang akan disulap menjadi objek wisata laksana puncak bogor, kini hadir wisata alam berkonsep resto hadir di Tulangbawang.

Masyarakat kini bisa menikmati wisata alam di Panorama resort yang berada di bilangan jalan etanol kampung warga makmur jaya Kecamatan Banjar Agung.

Panorama resort yang baru saja dilakukan soft opening oleh Dedi Afrizal selaku owner, Rabu (17/07) ini menyajikan beragam pemandangan alam yang menyejukkan.

Bukan hanya udara yang segar namun juga pemandangan alam yang nampak mempesona tersaji di Panorama Resort.

"Selain beriwisata, pengunjung juga bisa beredukasi dengan berbagai ilmu dan pengalaman yang didapat di wisata alam panorama resort," ungkap Dedi Afrizal, selaku owner Panorama Resort kepada Tribun Lampung.co.id, Rabu siang.

Menurut Dedi, Panorama resort sejauh ini mengusung konsep wisata keluarga.

Ini karena didalamnya tersaji wisata wahana air water park dan danau buatan yang bisa dijadikan spoot foto.

"Ada resto juga, makanan yang disajikan masakan Nusantara. Tapi yang jelas ada wahana permainan keluarga yang akan dipertahankan, kita juga buat konsep out bound," papar Dedi Afrizal.

Dedi yang masih menjabat sebagai ketua DPRD Lampung ini mengatakan memang sudah lama merancang konsep wisata alam di lokasi panorama resort.

Lokasinya dipilih di Kecamatan Banjar Agung lantaran secara geografis lokasi ini berada ditengah antara Kabupaten Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Mesuji.

Selain itu, lokasinya berada tidak jauh dari Jalan lintas timur (Jalintim) dan pintu tol Wat Kenangan Kabupaten Tulangbawang Barat.

Dedi menilai, mengembangkan fasiitasi rekreasi untuk masyarakat ini memang butuh membaca pangsa pasar. Karena indeks kebahagiaan Lampung ini masih rendah.

"Masyarakat sekarang ini kan mobilitasnya tinggi, jadi butuh rekreasi untuk membunuh kejenuhan. Nah tujuan orag rekeasi ini kan bahagia. Jaman sekarang rekreasi ini bisa jadi kebutuan pokok, nah inilah yang akan saya kembangkan," tandas Dedi seraya mengatakan masih terus melakukan pembenahan di Panorama Resort untuk memanjakan pengunjung.

](Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain)
.

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved