Editorial Tribun

Solusi Mesuji Agar Tak Berdarah-darah Lagi

Perlu political will yang kuat agar Register 45 Mesuji tidak senantiasa berdarah-darah, yang warganya saling bacok dipicu urusan perut.

ISTIMEWA
Sebanyak tiga orang dilaporkan tewas dalam bentrokan berdarah antarkelompok di kawasan hutan tanaman industri Register 45, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, Rabu (17/7) sekitar pukul 14.00 WIB. Massa dari dua wilayah yang berada di perbatasan Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan saling bacok, bahkan ada yang menggunakan senjata api. 

Editorial Tribun: Solusi Mesuji Agar Tak Berdarah-darah Lagi

NAMA Mesuji dikenal luas di tingkat nasional tidak melulu karena potensi maupun prestasinya.

Tetapi juga karena konflik berkepanjangan di Register 45, kawasan hutan lindung seluas 43.100 hektare .

Konflik tak hanya sebatas pertengkaran verbal, tetapi berujung pada bentrokan berdarah hingga jatuhnya korban tewas.

Apa yang terjadi di Register 45 Mesuji pada Rabu (17/7/2019) siang adalah letupan dari bom waktu yang tak pernah berhasil dijinakkan.

Karena berebut lahan garapan, yang sejatinya adalah tanah negara, dua kelompok massa dari dua daerah yang berbatasan terlibat bentrokan berdarah.

Sebanyak tiga orang tewas dan belasan lainnya luka.

Benar, aparat pemerintah bersama Polri dan TNI berhasil menciptakan suasana kondusif.

Tapi, belajar dari kasus-kasus sebelumnya, suasana kondusif itu hanya sementara.

Satu kasus selesai, akan muncul lagi kasus berikut, yang bisa saja skala dan jumlah korbannya lebih besar.

Halaman
123
Editor: Andi Asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved